GoPro Mission 1 Pro hadir dengan sensor 1 inci yang menangkap lebih banyak cahaya dan mendukung video 8K pada 60fps.

>>> WAGs Jerman Dituduh Jadi Biang Keladi Tersingkirnya Timnas di Piala Dunia

Kamera ini juga menawarkan stabilisasi canggih serta desain tangguh dan tahan air khas GoPro.

DJI Osmo Pocket 4 memiliki gimbal mekanis tiga sumbu yang menjaga video tetap halus saat berjalan.

Kamera ini juga dilengkapi sensor lebih besar untuk performa low-light yang lebih baik, layar sentuh berputar, dan pelacakan subjek otomatis.

Insta360 Luna Ultra adalah pocket gimbal terbaru dengan sensor Micro Four Thirds yang lebih besar, mendukung AI tracking dan lensa yang dapat diganti.

Meskipun canggih, perangkat ini tetap ringkas dan mudah dibawa.

Insta360 X5 berbeda dari action camera biasa karena merekam segala sesuatu di sekitar dengan lensa ganda.

Anda dapat memilih bingkai saat penyuntingan, dan kamera ini juga menghilangkan tongkat selfie dari video, menciptakan efek kamera melayang.

GoPro HERO13 Black mendukung video 5.3K dan kompatibel dengan lensa HB-Series, memungkinkan pergantian lensa ultra-wide, makro, atau anamorfik.

Kamera ini juga tahan air hingga 10 meter tanpa casing.

Insta360 Ace Pro 2 dikembangkan bersama Leica, menghasilkan warna cerah, rentang dinamis mengesankan, dan rekaman detail.

Kamera ini memiliki layar flip-up dan sensor 1/1,3 inci yang membuat video malam hari tetap bagus.

>>> AirPods Pro 2 dan 3 untuk Konser: Kurangi Bising Tapi Bukan Pengganti Earplug

AKASO EK7000 adalah pilihan terjangkau dengan harga sekitar Rp 6.649. Kamera ini mendukung 4K 40fps, stabilisasi EIS, dan konektivitas Wi-Fi.