Pada akhir arc Chimera Ant, Meruem memilih untuk menghabiskan saat-saat terakhirnya bersama Komugi, bukan mencari balas dendam atau melanjutkan pencariannya untuk mendominasi.

Adegan terakhir mereka yang memilukan tetap menjadi salah satu momen paling emosional di Hunter x Hunter dan menyoroti seberapa banyak ia telah berubah.

Kisah Meruem membuktikan bahwa bahkan seseorang yang diciptakan untuk menghancurkan bisa belajar kebaikan dan cinta.

Seandainya ia tidak dilahirkan semata-mata untuk menaklukkan dan berperang, banyak penggemar percaya ia bisa menjadi salah satu pelindung terhebat dalam serial ini.

5. Obito Uchiha (Naruto)

Obito Uchiha adalah salah satu penjahat paling tragis di Naruto.

Sebelum menjadi pemimpin bertopeng di balik banyak konflik terbesar serial ini, ia adalah seorang ninja muda yang baik hati dan optimis yang bermimpi menjadi Hokage.

Ia sangat peduli pada rekan setimnya, dan tekadnya bahkan menginspirasi Kakashi Hatake untuk menjadi orang yang lebih baik.

Segalanya berubah setelah Obito diyakini tewas dalam sebuah misi.

Setelah selamat, ia menyaksikan kematian Rin, orang yang paling ia sayangi.

Dikuasai kesedihan dan dimanipulasi oleh Madara Uchiha, Obito kehilangan kepercayaan pada dunia dan merangkul Rencana Mata Bulan, percaya bahwa hanya ilusi yang bisa mengakhiri penderitaan umat manusia.

Salah satu alasan penggemar bersimpati pada Obito adalah bahwa kisahnya sangat mirip dengan Naruto Uzumaki. Kedua karakter mengalami kesepian, rasa sakit, dan kehilangan.

Perbedaan terbesar adalah bahwa Naruto memiliki orang-orang seperti Iruka, Kakashi, dan teman-temannya untuk mendukungnya melalui saat-saat tergelapnya.

Obito tidak pernah mendapatkan dukungan yang sama, membuatnya lebih mudah bagi Madara untuk memanipulasi kesedihannya dan mengubahnya menjadi penjahat.