Marcelo Bielsa resmi mundur dari jabatan pelatih timnas Uruguay setelah timnya tersingkir di babak penyisihan Piala Dunia 2026.

Pengumuman itu disampaikan dalam konferensi pers di Montevideo, Selasa (30/6) waktu setempat, yang berlangsung selama satu jam 40 menit.

>>> Menhaj Gus Irfan Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Klaim Biaya Turun

Dalam sesi yang terasa seperti curhat panjang, pelatih berusia 70 tahun itu mengaku kecewa karena arahannya tidak diindahkan para pemain.

"Saya bisa pastikan bahwa tidak ada yang peduli terhadap pengetahuan saya. Saya tahu ketika ada orang yang peduli terhadap saya.

Tapi tidak ada satupun yang dianggap penting, dalam keadaan apapun," ujar Bielsa.

Ia menambahkan bahwa segala cara sudah dilakukan agar anak asuhnya memahami maksud arahannya, namun hasilnya nihil.

>>> Zenless Zone Zero Umumkan Event Advanced Bounty dan Tales of the Hobbling Crow Juli Ini

Bielsa juga menyebut hanya satu orang dari Australia yang pernah menerima metodenya dan kini bekerja di sepak bola Uruguay.

Uruguay gagal total di Piala Dunia 2026. Darwin Nunez dan kawan-kawan tidak meraih satu pun kemenangan, hanya dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Hasil itu membuat Uruguay tersingkir di fase grup untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya juga gagal di edisi 2022.

"Tidak ada sikap serius, mendalam, matang, dan terperinci untuk bisa menang atas Arab Saudi dan Cape Verde, dan imbang lawan Spanyol," kata Bielsa.

>>> Arc Raiders Kumpulkan 30TB Data per Hari untuk Lacak Setiap Peluru

Padahal, menurutnya, para pemain sepakat untuk meraih poin 20 persen lebih tinggi dari Arab Saudi, 30 persen dari Cape Verde, dan 25 persen dibanding Spanyol.