Ledakan Paket Bom Lukai Oligarki Ukraina di Monako
Sebuah ledakan paket bom melukai oligarki Ukraina yang terkena sanksi, Vadym Yermolaiev, dan dua orang lainnya di sebuah bangunan residensial di Monako pada Senin malam.
Ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat di dekat perbatasan Prancis, menurut laporan The Guardian.
>>> Settingan Sensivitas FF ala Andra ST, Paling Enak Buat Headshot
Seorang pasangan berusia 50-an atau 60-an mengalami luka mengancam jiwa, sementara seorang remaja berusia 13 tahun yang bersama mereka menderita luka ringan.
Jaksa penuntut umum Stephane Thibault menyatakan bahwa seorang tersangka meninggalkan paket di lobi sebelum melarikan diri.
Yermolaiev, seorang multimiliuner yang tinggal di Monako, telah menghadapi sanksi dari Kyiv sejak Desember 2023.
Layanan keamanan Ukraina mengaitkan sanksi tersebut dengan aktivitas bisnisnya di Krimea yang diduduki Rusia.
Pangeran Albert II, kepala negara Monako, menyebut insiden itu sebagai "kejahatan keji" dan menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan yang tidak biasa di wilayah yang damai.
Ia menambahkan bahwa peristiwa itu merupakan "kejutan bagi seluruh komunitas Monegasque."
>>> Kumpulan Cheat GTA 5 PS3 Motor Drag dan Kendaraan Lainnya
Seorang ajudan Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, mengatakan pihak berwenang Prancis bekerja sama dengan penegak hukum setempat untuk melacak tersangka yang melarikan diri ke wilayah tetangga.
Pemerintah Monako mengonfirmasi di media sosial bahwa alat peledak yang digunakan adalah "paket bom" dan tersangka terlihat dalam rekaman video melarikan diri menuju kota Beausoleil di Prancis.
Menteri Negara Monako, Christophe Mirmand, menyatakan bahwa serangan itu "sangat mungkin terkait" dengan Yermolaiev.
Mirmand menambahkan bahwa remaja yang terluka terkait dengan pasangan dewasa, yang menderita luka parah akibat alat peledak yang berisi baut dan gotri.
"Ini pertama kalinya dalam sejarah, sepengetahuan saya, tindakan seperti itu terjadi di kepangeranan ini," ujar Mirmand.
Petugas medis darurat juga merawat empat orang lain yang mengalami syok dan luka ringan akibat pecahan kaca jendela di dekat lokasi ledakan.
>>> Link Download Logo MPLS Ramah 2026, Tema dan Aturan Terbaru
Jaksa penuntut dijadwalkan memberikan pengarahan berita terbaru mengenai penyelidikan pada Selasa.
Update Terbaru
Paus Leo XIV Desak Kelompok Katolik Pembangkang Batalkan Penahbisan Uskup
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB
Produser Will Trent Ungkap Alasan Kematian Amanda Wagner di Musim 4
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB
Kematian Daveigh Chase Akibat Komplikasi AIDS, Kata Pemeriksa Medis
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB
Cruz Azul Incar César Montes dengan Dana Transfer Fantastis
Rabu / 01-07-2026, 09:56 WIB
Jepang Terapkan Sistem Harga Dua Tingkat untuk Atasi Overtourism
Rabu / 01-07-2026, 09:56 WIB
Lakers Dikabarkan Akan Rekrut Quentin Grimes dan Sandro Mamukelashvili
Rabu / 01-07-2026, 09:56 WIB
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Usung Tema Ulos Simetria, Angkat Wastra Sumatera Utara
Rabu / 01-07-2026, 09:56 WIB
Kemendag Tetapkan HPE dan HR Juli 2026: Kakao dan Pinus Naik, CPO Turun
Rabu / 01-07-2026, 09:55 WIB
MPLS Ramah 2026: Materi, Aturan Terbaru, dan Lama Pelaksanaannya
Rabu / 01-07-2026, 09:55 WIB
Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Rp1.500 Triliun, Dongkrak Tax Ratio 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:55 WIB
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB






