MidJourney Umumkan Alat Pemindai Tubuh dengan Ultrasonik, Tuai Skeptisisme
MidJourney, perusahaan yang dikenal dengan generator gambar AI-nya, mengumumkan langkah mengejutkan dengan memasuki dunia pencitraan medis.
Perusahaan tersebut menginvestasikan lebih dari $74 juta di Butterfly Network, produsen ultrasonografi, untuk mengembangkan alat yang disebut MidJourney Scanner.
>>> Truk Raksasa Sebabkan Lonjakan Kematian Pejalan Kaki di AS
Alat ini diklaim dapat memindai seluruh tubuh menggunakan gelombang ultrasonik dalam waktu 60 detik, jauh lebih cepat dibandingkan MRI yang bisa memakan waktu lebih dari satu jam.
Cara Kerja dan Klaim MidJourney
Menurut MidJourney, pasien akan direndam dalam air sementara sebuah cincin sensor ultrasonik melewati tubuh mereka.
Perusahaan itu menyamakan sensor tersebut dengan sekelompok kecil lumba-lumba yang menggunakan ekolokasi untuk membuat peta 3D detail tubuh manusia.
MidJourney berencana membuka "spa" yang dilengkapi pemindai ini di San Francisco tahun depan, dan pada 2031 menargetkan armada 50.000 pemindai yang dapat melakukan satu miliar pemindaian per bulan.
Skeptisisme dari Kalangan Medis
Pengumuman tersebut disambut skeptis oleh komunitas medis. Asisten profesor Hopkins Medicine, Francis Deng, menekankan keterbatasan fisik ultrasonografi.
"Proyek ini memiliki dasar teknis, tetapi perangkat akan dibatasi oleh ketidakmampuan ultrasonografi menembus tulang, udara, dan jaringan lunak dalam," cuitnya.
>>> Mobile Legends x Street Fighter 6: Skin Kolaborasi Resmi Rilis 3 Juli
Ia juga menyoroti bahwa pengembangan perangkat mahal dan MidJourney tidak memiliki investor eksternal.
Laura Heacock, profesor madya NYU dan spesialis pencitraan payudara, juga meragukan klaim tersebut dalam unggahan LinkedIn.
Ia mencatat bahwa tomografi ultrasonografi sudah tersedia secara komersial untuk pencitraan payudara, dan sistem perendaman air tidak praktis bagi banyak pasien.
Heacock juga mempertanyakan kegunaan AI dalam meningkatkan kualitas gambar, mengingat masalah yang ada pada rekonstruksi MRI.
Netizen pun membandingkan langkah MidJourney dengan Theranos, perusahaan startup pengujian darah yang kolaps akibat skandal.
>>> Minecraft: Red Rabbits Juara MCC Pride 2026, Kumpulkan Donasi Amal
MidJourney mengklaim akan menghindari regulasi ketat dengan hanya memberikan "peta komposisi tubuh" sambil mengajukan hasil tes ke FDA untuk peningkatan kemampuan.
Update Terbaru
Daveigh Chase Meninggal, Laporan Medis Ungkap AIDS sebagai Penyebab Kematian
Rabu / 01-07-2026, 14:42 WIB
Dadi Yudistira Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Inilah Kronologi Kematian Eks Gitaris Superglad
Rabu / 01-07-2026, 14:40 WIB
Penyebab Kematian Daveigh Chase Diungkap, Pengisi Suara Lilo Meninggal karena AIDS
Rabu / 01-07-2026, 14:38 WIB
Harga BBM Pertamina 1 Juli 2026: Pertamax Bertahan, Turbo dan Dex Series Turun
Rabu / 01-07-2026, 14:36 WIB
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD Veronika Lake terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rabu / 01-07-2026, 14:34 WIB
Dek Milotic ex Terbaik di Pokemon TCG Pocket
Rabu / 01-07-2026, 14:25 WIB
Persona 4 Revival Ubah Adegan Kontes Kecantikan, Penggemar Bereaksi
Rabu / 01-07-2026, 14:25 WIB
Netflix Rilis Enola Holmes 3 dengan Sutradara Baru Philip Barantini
Rabu / 01-07-2026, 14:22 WIB
Belgium vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:22 WIB
Ekuador Lolos ke 32 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Jerman
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Colin Farrell Bergabung dengan Cast Film Netflix Bad Bridgets
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Profil BTR Finn: Roamer Agresif Bigetron yang Bawa Tim Juara MPL Season 17
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Oppo Reno 16 Hadirkan AI Snap Key yang Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB






