Asisten Pelatih Prancis: Kemenangan atas Norwegia untuk Deschamps yang Berduka
Asisten pelatih Timnas Prancis, Guy Stephan, mengungkapkan bahwa kemenangan telak 4-1 atas Norwegia pada Sabtu (27/6) dini hari WIB merupakan persembahan khusus dari para pemain untuk sang pelatih utama, Didier Deschamps, yang tengah berduka atas wafatnya sang ibunda.
Deschamps terpaksa absen mendampingi tim dan harus pulang ke Prancis untuk menghadiri upacara pemakaman ibunya. Kendali taktik di pinggir lapangan untuk sementara diserahkan kepada Stephan.
>>> Link Live Streaming Panama vs Inggris di Piala Dunia 2026
Tanpa kehadiran sang pelatih kepala, Les Bleus tetap tampil menggila.
Penyerang Ousmane Dembele sukses memborong hat-trick di babak pertama, sebelum sundulan Desire Doue di masa injury time melengkapi pesta gol Prancis.
"Tentu saja seluruh pikiran kami saat ini tertuju pada Didier. Saya akan meneleponnya nanti.
Kami semua sangat senang karena dia akan segera kembali bersama tim.
Dia sudah akan memimpin sesi latihan besok sore," ujar Stephan kepada wartawan seusai laga, seperti dilansir situs FIFA.
Meskipun Prancis dan Norwegia sudah sama-sama dipastikan lolos sebelum laga dimulai, armada Prancis tetap tampil ngotot demi mengamankan status juara grup guna menghindari jadwal perjalanan babak gugur yang lebih padat.
"Semua pemain melakukan apa yang harus mereka lakukan," kata Stephan.
>>> Harga Ayam di Peternak Anjlok, Kementan Dorong Penyerapan Livebird
"Mengingat hubungan mereka yang sangat dekat dengan Didier, para pemain ingin menunjukkan sesuatu yang spesial hari ini di atas lapangan," tambah dia.
Kendati menang besar atas Norwegia, sosok yang menjadi asisten Deschamps sejak di Olympique Marseille pada 2009 hingga ke tim nasional Prancis ini mengaku belum sepenuhnya puas.
Ia menyoroti kelengahan lini pertahanannya yang sempat beberapa kali memberikan ruang bagi Norwegia, padahal lawan tampil tanpa skuad utama karena sengaja dirotasi oleh pelatih Stale Solbakken.
"Jika ingin melihat dari sisi perfeksionis, hal yang kurang saya sukai adalah ada momen ketika situasi terasa mudah, para pemain mulai malas berlari.
Akibatnya, kami justru memberikan peluang kepada lawan," kritik Stephan.
"Ini adalah hal yang harus kami benahi karena lawan di depan akan semakin tangguh.
>>> Link Live Streaming Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026
Saya tidak mengatakan Norwegia bukan tim yang bagus, tetapi hari ini mereka memang tidak turun dengan skuad terbaiknya," pungkasnya.
Update Terbaru
Setelah Indonesia, TikTok PHK 300 Karyawan di Eropa
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Mobil Diesel Lawas Bisa Minum Solar B50? Ini Kata Pakar ITB
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Trailer Inggris Grow Up Show -Sunflower Circus- Rilis, Umumkan Cast dan Dub Hari yang Sama
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Tougen Anki: Nikko Kegon Falls Arc Umumkan Pengisi Suara Brigade Oni
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
WNBA Umumkan Pemain Starter All-Star 2026, Paige Bueckers Pimpin Suara
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB






