PM Belanda Minta Maaf ke Eks Serdadu KNIL Asal Maluku
Perdana Menteri Belanda Rob Jetten menyampaikan permintaan maaf resmi kepada mantan tentara Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL) asal Maluku.
Pengakuan itu disampaikan di Pelabuhan Rotterdam pada Senin (22/6).
>>> Pemprov DKI Alokasikan Rp3,75 Triliun untuk Subsidi Transportasi Umum
Jetten mengakui bahwa pemerintah Belanda memperlakukan para serdadu Maluku secara "tak berperasaan" dan "tidak terhormat" setelah mereka direkrut untuk bertempur selama masa kemerdekaan Indonesia.
Kisah Kelam di Bekas Kamp Nazi
Sekitar 12.500 prajurit Maluku beserta keluarganya dipindahkan ke Belanda pada 1951 setelah Indonesia merdeka.
Mereka sebelumnya tergabung dalam KNIL, tentara yang dibentuk Belanda pada 1830 untuk mempertahankan wilayah jajahan di Nusantara.
>>> Messi Terlibat 52 Persen Gol Argentina di Piala Dunia
Sesampainya di Belanda, para serdadu yang dijanjikan segera dipulangkan ke kampung halaman justru diberhentikan secara sepihak. Mereka ditempatkan di Westerbork, sebuah bangunan bekas kamp transit Nazi.
"Atas pemberhentian mereka sebagai tentara yang dilakukan secara tidak berperasaan dan tidak terhormat, atas penerimaan dan tempat tinggal yang tidak memadai, karena mereka tidak diperhatikan dan ditinggalkan, atas kerinduan untuk pulang yang tidak pernah terwujud, atas kesedihan dan penderitaan dalam begitu banyak keluarga Maluku...
Untuk semua itu, saya menyampaikan permintaan maaf hari ini atas nama pemerintah Belanda," ujar Jetten.
>>> Pemutihan Denda PKB Masih Berlaku di Jakarta, Jateng, dan Bengkulu
Ia menegaskan bahwa permintaan maaf ini bukan hanya sudah sangat terlambat, tetapi juga diperlukan untuk melangkah maju ke masa depan yang lebih baik.
Update Terbaru
Trailer Inggris Grow Up Show -Sunflower Circus- Rilis, Umumkan Cast dan Dub Hari yang Sama
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Tougen Anki: Nikko Kegon Falls Arc Umumkan Pengisi Suara Brigade Oni
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
WNBA Umumkan Pemain Starter All-Star 2026, Paige Bueckers Pimpin Suara
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
IKD Jadi Syarat Akses Perlinsos Digital untuk Daftar Bansos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Munas Perdana Srikandi Jaga Desa, Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Sosial dan Ekonomi
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB






