Waspada! Situs Taruhan Palsu Piala Dunia 2026 Jadi Senjata Phishing
Euforia Piala Dunia FIFA 2026 dimanfaatkan pelaku kejahatan siber. Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan 336 domain palsu yang meniru situs resmi turnamen.
Situs-situs tersebut menyamar sebagai platform taruhan ilegal dan prediksi palsu. Mereka menjanjikan hadiah menggiurkan, padahal dirancang untuk mencuri data dan uang pengguna.
>>> Ruben Onsu Unggah Video Lama, Singgung Giorgio Antonio Saat Momen Bertemu Anak
Modus Streaming dan Taruhan Palsu
Salah satu modus yang paling banyak ditemukan adalah situs streaming palsu. Situs ini menawarkan siaran langsung Piala Dunia secara gratis.
Korban diminta login akun untuk menonton. Setelah itu, mereka diarahkan melakukan pembayaran menggunakan uang kripto dengan iming-iming akses seumur hidup ke seluruh pertandingan.
Setelah pembayaran dilakukan, layanan yang dijanjikan tidak tersedia. Korban berisiko kehilangan dana dan data pribadi yang dimasukkan saat registrasi.
Selain streaming ilegal, Kaspersky juga menemukan platform taruhan palsu.
Situs penipuan prediksi Piala Dunia 2026 berbahasa Spanyol dan Portugis meminta informasi pribadi lengkap, seperti nama, email, dan nomor telepon.
Data tersebut berpotensi digunakan untuk pencurian identitas atau serangan phishing. Modus lain adalah email phishing yang menawarkan layanan analisis pertandingan dan prediksi pemenang.
>>> Update Terbaru Minecraft Patch 26.3: Dappled Forest September 2026
Dalam salah satu kasus, penerima email diminta membayar sekitar USD200 atau Rp3,5 jutaan untuk akses analisis yang diklaim dapat membantu memenangkan taruhan.
Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst di Kaspersky, mengatakan sejak turnamen dimulai, pelaku kejahatan siber semakin fokus pada cara penggemar berinteraksi secara online.
Ia merekomendasikan pengguna untuk tetap menggunakan siaran resmi guna melindungi data dan keuangan.
Untuk mengurangi risiko, Kaspersky menyarankan pengguna memastikan alamat situs web resmi sebelum memasukkan data pribadi atau informasi pembayaran.
Gunakan layanan streaming resmi yang memiliki hak siar.
>>> Kanim Denpasar Digeledah KPK, Dirjen Imigrasi Keluarkan Instruksi Khusus
Hindari tautan mencurigakan di email maupun SMS. Pakai solusi keamanan siber dan aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun penting.
Update Terbaru
Mobil Diesel Lawas Bisa Minum Solar B50? Ini Kata Pakar ITB
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Trailer Inggris Grow Up Show -Sunflower Circus- Rilis, Umumkan Cast dan Dub Hari yang Sama
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Tougen Anki: Nikko Kegon Falls Arc Umumkan Pengisi Suara Brigade Oni
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
WNBA Umumkan Pemain Starter All-Star 2026, Paige Bueckers Pimpin Suara
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
IKD Jadi Syarat Akses Perlinsos Digital untuk Daftar Bansos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB






