Capcom Hapus DLC Berbayar di Dragon's Dogma 2, Monster Hunter Menyusul?
Capcom mengambil langkah mengejutkan dengan menghapus item DLC berbayar dari Dragon's Dogma 2.
Mulai 25 Juni 2026, pemain tidak bisa lagi membeli item seperti Portcrystals dan Rift Crystals secara terpisah.
>>> Bug Progres Misi di Crimson Desert Hambat Pemain, Pearl Abyss Rilis Daftar Masalah
Keputusan ini langsung memicu diskusi di kalangan gamer. Banyak yang bertanya apakah Capcom akan menerapkan kebijakan serupa untuk waralaba besarnya, Monster Hunter.
Perubahan Sistem Monetisasi Dragon's Dogma 2
Pembaruan ini menghapus beberapa item mikrotransaksi, termasuk alat fast travel, konsumabel, dan fitur kustomisasi. Item-item tersebut kini bisa didapatkan melalui gameplay normal.
Pemain yang sudah membeli item tetap bisa mengaksesnya, tetapi pembelian baru tidak lagi tersedia. Capcom juga menurunkan harga game dasar dan menghapus edisi premium tertentu.
Langkah ini tampaknya merespons kritik pemain yang menilai penjualan item yang memengaruhi gameplay merusak imersi.
Dengan membuat fitur tersebut bisa diperoleh lewat bermain, Capcom menyelaraskan pengalaman dengan progresi RPG tradisional.
Salah satu tambahan penting adalah sistem fast travel yang lebih baik. Sebelumnya, mekanisme seperti Portcrystals terbatas, memicu perdebatan apakah game mendorong pemain mengeluarkan uang demi kenyamanan.
Perubahan ini menunjukkan Capcom memprioritaskan kepuasan pemain jangka panjang di atas monetisasi jangka pendek. Langkah ini menonjol di industri yang masih sangat bergantung pada mikrotransaksi.
Meski Capcom belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang perubahan filosofi, skala pembaruan ini mengindikasikan niat jelas untuk menyeimbangkan game seputar aksesibilitas dan keadilan.
Dampak Potensial untuk Monster Hunter
Pertanyaan besar kini mengarah ke Monster Hunter, waralaba Capcom yang sudah lama memiliki DLC berbayar opsional.
>>> Nexon: AI Tak Cukup, 'Konteks' Jadi Penentu Kemenangan Game
Update Terbaru
Motorola Edge 70 Max Raih Sertifikasi WPC, Konfirmasi Dukungan Qi2 dengan Magnet Bawaan
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 1 Juli: Capricorn Makin Romantis, Libra Jaga Perasaannya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Viral Kabar Piero Hincapie Pacari Sabrina Carpenter, Ini Faktanya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






