Djarum Foundation Gelar Women Soccer Trilogy 2026 di Kudus
Putaran final HYDROPLUS Soccer League All-Stars menjadi panggung utama dalam menjaring talenta untuk Timnas Putri Indonesia.
Atlet terbaik hasil pemantauan akan diproyeksikan untuk mengisi dua tim Indonesia di Srikandi Merdeka Cup.
>>> Iran Tutup Selat Hormuz, Kesepakatan Damai dengan AS Terancam
Turnamen ini juga diikuti oleh tim dari Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Arab Saudi, dan Yordania.
Teddy Tjahjono menegaskan bahwa muaranya adalah terbentuknya talent pool yang besar untuk memperkuat timnas.
Salah satunya melalui Srikandi Merdeka Cup yang akan menjadi bagian penting dalam pembentukan skuad Indonesia U-16 menuju Kualifikasi AFC U-17 Putri pada Oktober mendatang.
Srikandi Merdeka Cup 2026 berfungsi sebagai puncak dari rangkaian trilogi sepak bola ini.
Turnamen internasional U-16 tersebut menjadi sarana menguji kualitas pemain muda Indonesia sebelum berlaga di kompetisi resmi Asia.
Kehadiran tim luar negeri diproyeksikan mampu meningkatkan pengalaman bertanding dan mental kompetitif para atlet. Kompetisi ini memberikan gambaran nyata mengenai standar permainan internasional yang harus dicapai.
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menyambut positif penunjukan Kudus sebagai tuan rumah rangkaian turnamen ini. Kejuaraan tersebut dinilai memperkuat posisi Kudus sebagai pusat destinasi sport tourism.
Bellinda Birton mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation yang kembali menghadirkan event berskala nasional dan internasional di Kudus.
Ia berharap Kudus tidak hanya dikenal sebagai kota olahraga bulu tangkis, tetapi juga menjadi pusat pengembangan sepak bola putri Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kedatangan ribuan atlet, pelatih, dan ofisial memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat. Sektor pariwisata lokal dan pelaku UMKM di Kudus turut merasakan dampak tersebut.
Bagi pesepak bola muda di kawasan Muria Raya, kompetisi berjenjang ini membuka kesempatan nyata menuju karier profesional.
Penjaga gawang muda asal Jepara, Queisha Sava Azzalfa, telah merasakan manfaat pembinaan ini hingga berhasil menembus skuad JSSL Singapore 7's 2025.
Queisha Sava Azzalfa mengatakan bahwa sepak bola putri sekarang berkembang sangat pesat. Ia ingin terus bekerja keras agar suatu hari bisa menjadi pesepak bola profesional.
Motivasi serupa diungkapkan oleh Sabrina Dwi Ristiyana dari Pati dan Ghaitsa Luffi Arachman asal Kudus.
>>> Pemerataan Kesejahteraan, Pemerintah Hadirkan Hunian ASN Kejati Papua
Mereka melihat Women’s Soccer Trilogy sebagai jalur konkret untuk dapat mengenakan seragam Timnas Indonesia.
Update Terbaru
HAK JAWAB - Atas Pemberitaan Mengenai Mahasiswa Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
Kamis / 02-07-2026, 17:31 WIB
5 Aplikasi Game Terpercaya untuk Kumpulkan Saldo Dana di 2026
Kamis / 02-07-2026, 17:16 WIB
Monogatari Off & Monster Season: Episode Baru Tayang Musim Dingin 2026
Kamis / 02-07-2026, 17:14 WIB
Film 20 Tahun Sgt. Frog dan Anpanman 2026 Masuk 5 Besar Box Office Jepang
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Rupiah Sore Ambles ke Rp17.995 per Dolar AS, Makin Mepet Rp18 Ribu
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Polri Dukung Proses Hukum di Kejagung usai Brigjen Lalu Tersangka MBG
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Kalshi Luncurkan Kontrak Prediksi Piala Dunia 2026 untuk Warga AS
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Olivia Wilde Bawa Film Komedi 'The Invite' ke Sundance
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Newcastle Alihkan Fokus ke Bakat Muda Usai Jual Tonali £100 Juta
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
TVS Resmi Luncurkan Skutik 110 Cc Rp19 Jutaan, Siap Saingi Honda Beat
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Dokter Tifa Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang dan Publik
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Berkat Inovasi Hear in Hijab
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
WINGS Group Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Jawa Timur, Bantu 20 Anak
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Prabowo Sambut Hangat Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB






