BYD Restrukturisasi Pusat Riset, Bagi Lima Merek Punya Divisi Mandiri
BYD dikabarkan akan merombak struktur pusat riset dan pengembangan kendaraan listriknya. Perombakan ini menerapkan skema yang lebih terdesentralisasi guna mengatasi perlambatan penjualan dalam beberapa bulan terakhir.
Dilansir dari Car News China, produsen otomotif asal China tersebut berencana memecah Automotive Engineering Research Institute menjadi lima pusat riset terpisah berdasarkan merek.
>>> Petani Hutan Kaltim Ekspor 40 Ton Lidi Nipah ke India
Dalam struktur baru, divisi teknik pusat hanya akan fokus pada pengembangan teknologi inti seperti baterai Blade, platform kendaraan listrik, dan arsitektur elektronik.
Sementara pengembangan produk, perancangan kendaraan, hingga penyesuaian sasis akan diserahkan kepada masing-masing merek.
Lima merek yang akan memiliki pusat riset mandiri meliputi Dynasty, Ocean, Denza, Fang Cheng Bao, dan Yangwang.
Sejumlah insinyur dari divisi teknik pusat juga akan dialihkan ke tim pengembangan masing-masing merek.
Mendekatkan Riset dengan Kebutuhan Pasar
Langkah tersebut dilakukan untuk mendekatkan proses pengembangan produk dengan kebutuhan pasar.
Selama ini, penentuan produk dilakukan secara terpusat sehingga tim penjualan dan pemasaran dinilai kurang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Selain merombak struktur organisasi, BYD juga akan menerapkan sistem laporan laba rugi secara mandiri bagi setiap merek.
>>> DLH Bangka Pastikan Dapur SPPG Penuhi Standar IPAL
Dynasty, Ocean, Denza, dan Fang Cheng Bao diwajibkan mencapai target keuntungan masing-masing, sedangkan Yangwang untuk sementara dikecualikan.
Setiap merek juga akan dikenakan biaya internal saat menggunakan teknologi dan aset bersama milik grup.
Kebijakan ini didorong untuk meningkatkan efisiensi biaya sekaligus memperjelas tanggung jawab bisnis di masing-masing lini merek.
Restrukturisasi tersebut juga bertujuan mengurangi tumpang tindih produk yang selama ini terjadi di berbagai segmen.
Dengan portofolio kendaraan dari harga 100.000 yuan hingga lebih dari 1 juta yuan, penggunaan platform yang sama dinilai memicu persaingan internal, terutama antara lini Ocean dan Dynasty.
Perubahan strategi ini dilakukan di tengah upaya BYD memperkuat penetrasi di segmen premium melalui peluncuran model baru, termasuk SUV Great Tang dan sedan listrik Seal 08.
>>> Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
Langkah tersebut juga bertepatan dengan penurunan penjualan BYD sekitar 20 persen pada lima bulan pertama 2026, dengan total penjualan sekitar 1,405 juta unit kendaraan.
Update Terbaru
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
North West Pamer Tindikan Bibir di Paris Fashion Week
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X
Rabu / 01-07-2026, 11:08 WIB
Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Badai Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Wartawan Senior Pensiun
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Suami Sarah Gibson Kerja Apa? Diska Resha Putra Ternyata Pengusaha dan Pernah Jadi Manajer Klub Sepak Bola
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Mesin Pinball Lego Fungsional Jadi Set Terbaik Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Yordan Alvarez Pukul Grand Slam, Astros Kalahkan Twins 6-4
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Suporter Meksiko Teriakkan Nyanyian Homofobik ke Kiper Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 11:00 WIB






