TVRI Pastikan Peroleh Hak Siar FIFA Sesuai Mekanisme yang Berlaku
Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI) Fiki Satari memastikan pihaknya mendapatkan hak siar FIFA sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Proses tersebut mencakup telaah kebutuhan, peninjauan dokumen pendukung, koordinasi dengan unit teknis, hukum, keuangan, serta fungsi pengawasan terkait, hingga pengajuan dan pelaksanaan anggaran sesuai mekanisme negara.
>>> Gapasdap NTB Desak Pemerintah Sesuaikan Tarif Penyeberangan
"Proses pembayaran hak siar telah dilakukan sesuai ketentuan kontrak dan mekanisme anggaran negara. Besaran yang dikeluarkan oleh negara sama dengan nilai kontrak yang dibayarkan kepada FIFA.
TVRI memastikan setiap tahapan memperhatikan prinsip akuntabilitas, kepatuhan, dan tata kelola yang baik," kata Fiki dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Mengenai perbandingan dengan negara lain, Fiki menyampaikan bahwa setiap negara memiliki struktur hak siar, jumlah turnamen, cakupan platform, dan paket distribusi yang berbeda.
Karena itu, perbandingan nilai hak siar antarnegara perlu menggunakan data resmi yang tervalidasi, termasuk melalui konfirmasi kepada FIFA atau pihak yang berwenang.
>>> Naturalisasi Ciro Alves dan David da Silva Terganjal Kebijakan John Herdman
"Kami memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik selalu memperhatikan batasan informasi kontraktual. Rincian kontrak kerja sama dengan FIFA terikat dengan ketentuan kerahasiaan dalam perjanjian," tutur Fiki.
Fiki mengatakan TVRI menghargai berbagai masukan yang berkembang dan memandangnya sebagai bentuk kepedulian publik agar masyarakat dapat memperoleh akses siaran yang luas, resmi, dan berkualitas.
"Kami berharap, siaran Piala Dunia 2026 ini dapat dinikmati dan memberikan kegembiraan bagi masyarakat," ujar Fiki.
TVRI menjadi pemegang hak siar di Indonesia untuk gelaran akbar Piala Dunia 2026 yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di 16 kota tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
>>> Pratinjau Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Incar Kemenangan Perdana
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan Piala Dunia 2026 melalui tiga medium resmi, yaitu siaran free-to-air terestrial TVRI, layanan OTT (Over-The-Top) resmi melalui Folaplay dan MAXStream, serta layanan DTH (Direct-To-Home) melalui Transvision, K-Vision, dan Indovision.
Update Terbaru
Cape Verde Tak Gentar Hadapi Argentina dan Messi di Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
PSSI Tolak Anggapan Piala AFF Ecek-ecek: Kita Belum Juara
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
'Teach You a Lesson' Geser 'The Glory' dari 5 Besar Drama Korea Netflix
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
PSSI Targetkan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Bunuh 21 Ribu Anak Gaza, Israel Makin Dicap Rezim Pembunuh Bayi
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Wamendagri Minta Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Temuan Jenazah Warga
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Prediksi Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Unggul
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Heeseung Resmi Tinggalkan ENHYPEN untuk Karier Solo, Ini Penjelasan BELIFT LAB
Jumat / 03-07-2026, 23:03 WIB
Stray Kids' Seungmin Kurangi Aktivitas karena Cedera Pergelangan Kaki
Jumat / 03-07-2026, 23:03 WIB
Dua Acara Memasak Realitas Korea Baru untuk Ditonton Setelah 'Culinary Class Wars'
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
Dealer Dodge di California Timbun 15 Challenger Demon, Termasuk 7 Demon 170
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
PLN Buka Suara soal Ruko di Bekasi Curi Listrik untuk Tambang Kripto
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
Keliling Antilapar di JXB 2026, Ini Lokasi dan Daftar Tenant Kuliner
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB






