Harga Emas Antam Naik Rp4.000, Kini Rp2.733.000 per Gram
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.
Logam mulia ini naik sebesar Rp4.000 per gram, sehingga harga acuannya menjadi Rp2.733.000 per gram.
>>> IHSG 18 Juni 2026 Melemah ke 6.172 Akibat Tekanan Sektor Infrastruktur
Kenaikan ini langsung terpantau di platform resmi logammulia. com.
Para pelaku pasar pun merespons pergerakan positif tersebut dengan meningkatkan minat terhadap emas sebagai instrumen investasi.
Rincian Harga Berdasarkan Ukuran
Kenaikan harga harian berdampak pada seluruh pecahan emas batangan Antam. Pembeli retail perlu menyesuaikan modal sesuai ukuran berat yang tersedia.
Berikut rincian harga emas Antam per Kamis, 18 Juni 2026: untuk ukuran 1 gram seharga Rp2.733.000.
Sementara untuk pecahan 0,5 gram, 2 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram, harga disesuaikan secara proporsional.
Aturan Pajak Pembelian Emas
Pembeli emas batangan dikenakan PPh Pasal 22. Tarif bagi pembeli yang memiliki NPWP adalah 0,25%, sedangkan tanpa NPWP menjadi 0,45%.
Kewajiban perpajakan ini perlu diperhitungkan oleh investor saat melakukan transaksi resmi di butik Antam.
>>> Bank Indonesia Aceh Edarkan Rp5 Miliar Uang Rupiah ke Kepulauan 3T
Pergerakan harga emas tidak lepas dari dinamika finansial global. Ketika instrumen konvensional mengalami kejenuhan, banyak pihak beralih ke komoditas keras.
Dr. Ayif Fathurrahman, dosen Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, menyebutkan bahwa suku bunga global yang fluktuatif dan rendah mendorong perpindahan modal ke emas.
"Ketika bunga tak lagi menarik, orang mencari aset paling aman, dan emas selalu menjadi pilihan," ujarnya.
Konflik geopolitik juga menjadi pemicu. Menurut Dr. Ayif, ketidakpastian terhadap dolar, yuan, atau mata uang lain membuat emas menjadi pilihan rasional.
"Emas safe haven memberikan fondasi psikologis dan finansial yang kuat," tambahnya.
Kenaikan harga emas menjadi indikator tekanan pada ekonomi makro. Dr. Ayif menegaskan bahwa pemerintah harus fokus mengatasi inflasi dan ketergantungan impor, bukan sekadar menurunkan harga emas.
Dalam jangka panjang, emas memberikan imbal hasil stabil terhadap depresiasi rupiah. Data historis menunjukkan keuntungan rata-rata 15% per tahun selama 25 tahun terakhir.
>>> Kementerian Wajibkan Sertifikasi Agen Asuransi Jiwa Mulai 1 Juli 2026
Hingga saat ini, transaksi di butik logam mulia berjalan normal. Perubahan harga akan terus disesuaikan mengikuti dinamika ekonomi global.
Update Terbaru
Mantan Tentara AS Divonis Mencuri MRE Senilai Rp17 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik untuk Multitasking di 2026
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Dikabarkan Meluncur September
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Samsung Bocorkan Tanggal Peluncuran Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8
Kamis / 02-07-2026, 00:16 WIB
Fakta Mengejutkan tentang Kupu-Kupu yang Mengubah Cara Pandang Anda
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Alasan Nyamuk Lebih Suka Menggigit Orang Tertentu
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
Kurang Tidur Lebih Berbahaya dari Pola Makan dan Olahraga?
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
Jalan Kaki Setelah Makan: Manfaat Tersembunyi yang Jarang Diketahui
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
5 Rekomendasi Drama China Baru Tayang Juli 2026, dari Road to Success hingga Overdo
Kamis / 02-07-2026, 00:15 WIB
Teach You a Lesson Kokoh di Puncak Netflix 4 Pekan Beruntun
Kamis / 02-07-2026, 00:14 WIB
Marshall Milton A.N.C. Headphone Nirkabel On-Ear Diluncurkan di India
Kamis / 02-07-2026, 00:14 WIB
LG xboom Bounce dan xboom Grab by will.i.am Resmi Diluncurkan di India
Kamis / 02-07-2026, 00:14 WIB
Sony Hentikan Produksi Cakram Game PlayStation pada Januari 2028
Kamis / 02-07-2026, 00:14 WIB
WhatsApp Siapkan Langkah Keamanan untuk Fitur Username
Kamis / 02-07-2026, 00:14 WIB






