JLR Ubah Rencana, Baby Defender Tak Lagi Sepenuhnya Listrik
JLR mengumumkan perubahan besar pada rencana elektrifikasi baby Defender. SUV kompak yang semula dirancang sebagai kendaraan listrik murni (EV) kini akan hadir juga dalam versi hybrid.
Perusahaan mengonfirmasi pekan ini bahwa platform EMA yang sebelumnya khusus untuk EV sedang dirombak agar bisa mendukung powertrain hybrid.
>>> Ford Tarik Lebih dari 125.000 Kendaraan, Empat di Antaranya karena Perbaikan Gagal
Langkah ini menjadi pengakuan bahwa transisi ke EV tidak berjalan secepat yang diperkirakan, terutama di AS yang merupakan pasar terbesar JLR.
Platform EMA Kini Mendukung Hybrid
Platform EMA awalnya dirancang hanya untuk kendaraan listrik. Namun, JLR memutuskan menambahkan kemampuan hybrid untuk merespons permintaan pasar.
Baby Defender bukan model pertama yang menggunakan platform EMA. Model pertama dari platform tersebut adalah kendaraan dari merek Range Rover yang diduga merupakan Velar baru.
Evoque generasi berikutnya juga akan menggunakan arsitektur yang sama.
Meski powertrain berubah, JLR menegaskan baby Defender tetap setia pada karakter off-road. Mark Cameron, pimpinan Defender, mengakui bahwa penempatan baterai di bawah lantai menimbulkan kompromi pada artikulasi roda.
Ia juga mencatat bahwa bentuk tegak dan bagian belakang Defender yang tumpul kurang ideal untuk mengejar jangkauan listrik maksimal.
>>> Slate EV Pickup: Murah, Tanpa Cat, Pembeli Disuruh Bungkus Sendiri
Sistem hybrid yang baru merupakan full hybrid tradisional, bukan mild hybrid atau plug-in hybrid. JLR belum mengungkap detail teknis lebih lanjut.
Merek Range Rover, Defender, dan Discovery yang kini terpisah akan menawarkan opsi mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid, dan full electric di berbagai model.
Sementara itu, Jaguar yang telah diubah posisinya tetap berkomitmen pada kendaraan listrik murni. Sedan Type 01 Jaguar, versi produksi dari konsep Type 00, akan debut akhir tahun ini.
JLR menyebut AS sebagai fokus utama penjualan.
Perusahaan baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan Stellantis untuk mengeksplorasi produk dan teknologi bagi pasar AS, dengan Defender sebagai merek pertumbuhan.
>>> Mitsubishi Perlihatkan Pajero Baru ke Dealer AS, Siap Kembali sebagai Montero
Meski detail produk belum diungkap, kemungkinan besar Defender buatan AS berupa pikap atau SUV besar yang tangguh, dan bisa saja menggunakan platform Stellantis yang sudah ada.
Update Terbaru
Cara Mudah Mendapatkan Saldo Dana Gratis 2026 dengan Menonton 5 Drama Korea Sub Indo
Kamis / 02-07-2026, 20:17 WIB
Inovasi Kecerdasan Buatan Siap Ubah Pengalaman Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
Microsoft Dikabarkan Siapkan Fitur Disc to Digital untuk Xbox
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
Windows 11 Kini Digunakan Lebih dari 70% Gamer Steam, Windows 10 Terus Menurun
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
KPK Tahan Direktur MSA di Kasus Suap Terkait Temuan BPK
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
Ronaldo Senang Diserbu Suporter Jelang Portugal vs Kroasia
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
Five Eyes Peringatkan Serangan Siber Dahsyat Akibat AI dalam Hitungan Bulan
Kamis / 02-07-2026, 20:16 WIB
Pertamina Pastikan Infrastruktur Siap Salurkan BBM B50
Kamis / 02-07-2026, 20:15 WIB
Ekstensi Perplexity AI Palsu di Chrome Web Store Ternyata Malware Pencuri Data
Kamis / 02-07-2026, 20:15 WIB
GIF di Windows 11 Tiba-tiba Hilang? Bukan Bug, Ini Penyebabnya
Kamis / 02-07-2026, 20:15 WIB
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru
Kamis / 02-07-2026, 20:14 WIB
Tuchel Akui Adaptasi Ketinggian Mustahil dalam 4 Hari Jelang Lawan Meksiko
Kamis / 02-07-2026, 20:14 WIB
Siswa SMP di Lumajang Tewas Diduga Dianiaya Teman Sekelas
Kamis / 02-07-2026, 20:14 WIB
Wamendagri Dorong Daerah Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Ketahanan Pangan
Kamis / 02-07-2026, 20:14 WIB






