Koulibaly Kecewa Suporter Senegal Dilarang Terbang ke AS untuk Piala Dunia 2026
Kebijakan imigrasi ketat Amerika Serikat yang melarang kehadiran suporter Senegal di Piala Dunia 2026 menuai kekecewaan dari bek tim nasional Senegal, Kalidou Koulibaly.
Kekalahan 1-3 dari Prancis di Stadion Metlife, New Jersey, pada Rabu (17/6) dini hari WIB dinilai tidak lebih menyedihkan dibandingkan kenyataan bahwa timnya tidak dapat didukung langsung oleh sebagian besar penggemar asal negara mereka.
>>> Ruben Amorim Bidik Goncalo Ramos untuk Perkuat Lini Depan AC Milan
Aturan imigrasi era Presiden Donald Trump memasukkan warga negara Senegal ke dalam daftar hitam kunjungan bisnis maupun pariwisata.
Dukungan di stadion hanya mengandalkan kaum diaspora Senegal yang telah menetap di Amerika Serikat.
Federasi Upayakan Izin Keluarga
Meskipun federasi sepak bola setempat berhasil mengupayakan izin masuk bagi keluarga dekat dan orang tua para pemain, pembatasan ketat bagi suporter umum tetap membuat mantan pemain Napoli dan Chelsea tersebut merasa prihatin.
"Federasi telah mengurus agar orang tua atau keluarga dekat kami bisa ikut bersama kami.
Namun memang benar bahwa beberapa pendukung tidak bisa terbang ke Amerika," kata Kalidou Koulibaly kepada Athletic.
>>> Aryna Sabalenka Temui Psikiater Usai Tersingkir dari French Open 2026
Pemain lini belakang ini memandang bahwa setiap tim nasional yang berlaga di turnamen dunia memiliki hak yang sama untuk didampingi oleh para pendukung setia mereka dari tanah air.
"Menurut saya, setiap tim bisa didampingi oleh orang-orang terdekat mereka, jadi saya tidak mengerti mengapa orang-orang dari Afrika tidak bisa didampingi oleh orang-orang terdekat mereka," kata Kalidou Koulibaly.
Dirinya juga menegaskan fokusnya yang hanya tertuju pada aspek olahraga dan menegaskan bahwa sepak bola seharusnya bersifat inklusif serta dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa hambatan non-teknis.
"Saya tidak ingin berbicara tentang politik atau hal-hal semacam itu.
>>> Citilink Bagikan Mainan Blind Box MINISO untuk Penumpang Anak di 14 Rute
Saya hanya ingin berbicara tentang sepak bola, menikmati sepak bola, dan menurut saya sepak bola adalah untuk semua orang," kata Kalidou Koulibaly.
Update Terbaru
WNI Cerita Panas Ekstrem di Jerman: Napas Sesak, Rumah Seperti Microwave
Sabtu / 04-07-2026, 15:21 WIB
Penerbangan Nonstop Pertama di Dunia Bakal Rilis Tahun Depan
Sabtu / 04-07-2026, 15:21 WIB
Air Mata dan Teriakan Massa di Upacara Pemakaman Ali Khamenei
Sabtu / 04-07-2026, 15:17 WIB
Keributan Timnas Mesir dengan Polisi AS di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 15:17 WIB
Trump Sebut Ada Upaya Ubah Karakter Bangsa Amerika Serikat
Sabtu / 04-07-2026, 15:17 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Rekam Kontribusi Perempuan dalam Perekonomian
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
Satgas Cartenz: Pelaku Penembakan Pilot AS adalah Kelompok Bakusip
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
KPK: Bupati Langkat Tahu Hendak di-OTT, Ungkap Kode 'Situasi Memanas'
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
10 Negara dengan Aturan Aneh buat Turis, Dilarang Pakai Baju Loreng
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
Jadwal Siaran Langsung Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
Harga HP Naik? Ini Tips David Gadgetin Agar Tetap Untung
Sabtu / 04-07-2026, 15:15 WIB
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming untuk Semua Level
Sabtu / 04-07-2026, 15:14 WIB
Taylor Swift Tak Libatkan Bridesmaids, Ini Alasan di Balik Keputusannya
Sabtu / 04-07-2026, 15:11 WIB
5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru
Sabtu / 04-07-2026, 15:07 WIB






