Gas dari Perut Bumi Tanda Afrika Mulai Terbelah Perlahan
Para ilmuwan menemukan tanda-tanda baru bahwa benua Afrika perlahan-lahan terbelah. Temuan ini berasal dari analisis gas yang keluar dari perut bumi di Zambia.
Dalam skala waktu geologis, daratan Bumi terus bergerak melalui siklus tektonik. Benua-benua bergabung membentuk superbenua raksasa, lalu retak, terpisah, dan akhirnya berkumpul kembali dalam konfigurasi baru.
>>> PTPN I Uji Coba Tanam Sorgum 20 Hektare di Lampung untuk Bahan Baku Bioetanol
Superbenua terakhir adalah Pangaea, yang terbentuk sekitar 300 juta tahun lalu. Sekitar 200 juta tahun lalu, Pangaea mulai terpecah menjadi Laurasia di utara dan Gondwana di selatan.
Hubungan Superbenua dan Berlian
Pecahnya superbenua terkait langsung dengan naiknya berlian dari dalam Bumi.
Berlian mengkristal di mantel Bumi pada tekanan dan suhu ekstrem, lalu terbawa ke permukaan saat letusan gunung berapi.
Para ahli geologi menemukan bahwa berlian muncul ke permukaan saat superbenua mulai retak.
Peregangan dan penipisan daratan menciptakan gangguan struktural yang memicu letusan gunung berapi bawah tanah yang kuat.
Retakan Aktif di Afrika Timur
Pemisahan benua bukan hanya peristiwa kuno.
Saat ini, Sistem Retakan Afrika Timur menjadi contoh retakan benua modern yang aktif, membentang dari Laut Merah hingga Mozambik.
Lingkungan unik yang diciptakan oleh retakan aktif membantu mengawetkan sisa-sisa nenek moyang manusia awal.
Endapan fosil di sekitar Danau Turkana di Kenya terkait dengan cekungan dan lapisan abu vulkanik.
Retakan Kafue di Zambia
Ahli geokimia mengidentifikasi zona retakan barat yang lebih tua yang menunjukkan tanda-tanda aktivitas baru.
Ini adalah Retakan Kafue di Zambia selatan-tengah, sebuah palung dalam yang kini dialiri Sungai Kafue.
Retakan Kafue lebih tua dari Retakan Afrika Timur, dengan fase pertama dimulai 300 juta tahun lalu.
Update Terbaru
Profil Travis Kelce, Atlet NFL yang Resmi Menikah dengan Taylor Swift: Umur, Agama dan Akun IG
Sabtu / 04-07-2026, 19:02 WIB
Full Clearing Another World under a Goddess with Zero Believers Anime Rilis Cast, Staff, Tayang Oktober
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Dior Rancang Gaun Pengantin Haute Couture untuk Taylor Swift dan Travis Kelce
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Daripada UFC dan Pameran Sepi, Lebih Baik Hapus Electoral College dan Season Baru Game of Thrones
Sabtu / 04-07-2026, 18:46 WIB
Kemenhaj Fokus pada Pembinaan Jemaah dan Mitigasi dalam Evaluasi Haji 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
10 Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Kuliah 2026, Panduan Lengkap Berdasarkan Budget dan Kebutuhan
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Chrome Tetap Andalan, Tapi Brave dan Firefox Ambil Alih Tugas Berat
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
16 Anak Diselamatkan dari Rumah Kumuh di Ohio, Kondisi 'Hampir Liar'
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Adik Pemain NFL Calais Campbell Didakwa Membunuh Ibu Kandung
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Cara Praktis Menambah Saldo Dana Lewat 5 Langkah Mudah di Aplikasi Clear Blast 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:44 WIB
Tiga Alfa Romeo 8C Dijual Rp 15 Miliar, Satu Tak Pernah Dikendarai
Sabtu / 04-07-2026, 18:32 WIB
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Pramono Ungkap Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lampaui Washington DC
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB







