Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Kesalahan Fatal Asumsi Pasar Efisien
Warren Buffett, investor legendaris, kembali mengingatkan para investor untuk tidak terjebak dalam asumsi keliru tentang pasar efisien.
Menurutnya, keyakinan berlebihan terhadap hipotesis pasar efisien (EMH) dapat menjadi kesalahan fatal.
>>> BCA Syariah Edukasi Masyarakat untuk Perluas Basis Nasabah
Dilansir dari Personalfinance, Buffett menegaskan bahwa menganggap pasar selalu efisien adalah "terrible, terrible mistake."
Teori EMH menyatakan harga saham telah mencerminkan seluruh informasi yang tersedia, sehingga tidak ada peluang konsisten untuk mengungguli pasar.
Namun, Buffett tidak sependapat.
Meskipun pasar secara umum cukup efisien, ia menekankan pentingnya analisis nilai bisnis daripada sekadar mengikuti harga yang berlaku.
Investor perlu memahami fundamental perusahaan, bukan hanya menerima harga pasar begitu saja.
Pasar Tidak Selalu Rasional
Buffett mengingatkan bahwa pasar tidak selalu bergerak rasional.
>>> Promo Indomaret Weekend 16-19 April 2026: Diskon hingga 40 Persen
Faktor psikologis seperti emosi, rumor, dan tren sesaat dapat menyebabkan harga melonjak atau merosot tajam, tidak mencerminkan nilai fundamental.
Selain itu, upaya mengungguli pasar membutuhkan biaya besar dan seringkali gagal. Banyak investor aktif tidak mampu mengalahkan indeks setelah dipotong biaya transaksi dan manajemen.
Bagi investor non-profesional, Buffett merekomendasikan strategi realistis: berinvestasi pada index fund berbiaya rendah dengan metode dollar-cost averaging.
Dengan membeli secara konsisten tanpa memedulikan fluktuasi pasar, investor dapat menikmati pertumbuhan jangka panjang.
Ia juga menyarankan untuk menghindari transaksi agresif demi keuntungan jangka pendek. Biaya perdagangan dan keputusan emosional sering menjadi tantangan terbesar.
>>> Rafael van der Vaart Kritik Tajam Performa Virgil van Dijk di Laga Kontra Jepang
Pendekatan pasif melalui indexing dianggap lebih stabil dan realistis.
Update Terbaru
Pabrik Pasangkan Kamera pada Pekerja untuk Latih Robot Pengganti
Kamis / 02-07-2026, 02:05 WIB
Investor SpaceX Kembali Alami Hari yang Berat
Kamis / 02-07-2026, 02:02 WIB
Kim Tae Ri Pertimbangkan Tawaran Drama Baru Sister, I Am the Queen in This Life
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Replay Juli Bertema Assassin's Creed: Kirim Klip Terbaikmu untuk Menang Voucher Amazon
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Sadie Sink Baru Terima Naskah Spider-Man: Brand New Day Setelah Tiba di London
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Mantan Bos PlayStation: Port PC Tak Kurangi Penjualan Hardware
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Ubisoft Ubah Bocoran Remake Assassin's Creed Black Flag Jadi Promo Resmi
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Polisi Atlanta Tuduh Ciarre Campbell Bunuh Ibu Kandung
Kamis / 02-07-2026, 02:00 WIB
Diskon $300 untuk Acer Predator Helios Neo 16S dengan RAM 32GB dan RTX 5070 Ti
Kamis / 02-07-2026, 01:57 WIB
Cyberpunk 2077 Lebih Kompleks dari The Witcher 3, Kata Developer
Kamis / 02-07-2026, 01:57 WIB
Clair Obscur Lead Puji Relaunch Final Fantasy 14 sebagai yang Terbaik dalam Sejarah Game
Kamis / 02-07-2026, 01:57 WIB
Pilgub Colorado: Kirkmeyer Ungguli Marx dalam Pemilihan Pendahuluan GOP
Kamis / 02-07-2026, 01:56 WIB
Pistons Terancam Kehilangan Tobias Harris dan Jalen Duren di Bursa Bebas
Kamis / 02-07-2026, 01:56 WIB
Komunitas di Alberta Rayakan Canada Day dengan Festival dan Kembang Api
Kamis / 02-07-2026, 01:56 WIB






