Lokakarya Pengasuh Pesantren Desak Transformasi Pendidikan Islam Hadapi Zaman
Lembaga pendidikan Islam saat ini dituntut berani mengambil langkah pembaruan agar tidak tertinggal oleh gerak zaman.
Jika tidak segera berbenah, eksistensi dan kontribusi pesantren di tengah masyarakat dikhawatirkan bakal merosot.
>>> Zoom Luncurkan AI Productivity Suite untuk Percepat Eksekusi Kerja
Gagasan tersebut menjadi poin utama dalam Workshop Pengasuh Pesantren Se-Indonesia Angkatan ke-4 yang berlangsung di Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2, Sabtu (13/6/2026).
Pertemuan yang dihadiri 190 pemimpin pondok pesantren asal Jawa Tengah ini menghadirkan mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, sebagai pembicara kunci serta dipandu oleh Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli.
Kiai Harus Terbuka pada Kemajuan Zaman
Dalam pemaparannya, KH Said Aqil Siroj menyampaikan bahwa kiai beserta institusi pesantren wajib menyelaraskan diri dengan modernisasi.
Namun, penyelarasan tersebut tidak boleh mengorbankan pilar-pilar utama yang menjadi pondasi dasar lembaga.
Kiai Said menilai dinamika perubahan sebagai realitas yang mesti direspons secara inklusif. Sikap adaptif harus berjalan beriringan dengan keteguhan dalam menjaga prinsip keagamaan serta semangat kebangsaan.
"Kiai harus terbuka terhadap kemajuan zaman di satu sisi, dan menjaga mabda asasi atau prinsip dasar di sisi lain," ujar Kiai Said dikutip dari keterangan tertulis.
Figur pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari, disebut sebagai contoh nyata tokoh yang sukses mengintegrasikan nilai-nilai religius dan spirit nasionalisme secara harmonis.
"Mbah Hasyim Asy'ari adalah sosok yang harus diteladani oleh para kiai NU terkait hal ini.
Beliau mampu menyatukan semangat keislaman dan kebangsaan yang sulit ditemukan sosoknya di negara-negara Timur Tengah," katanya.
Pesantren Harus Aktif Cetak Generasi Sains dan Teknologi
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






