Ancelotti Tanggapi Kritik Usai Brasil Imbang Lawan Maroko
Carlo Ancelotti angkat bicara setelah Timnas Brasil ditahan imbang Maroko pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di Metlife Stadium, New Jersey, AS, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang tanpa gol itu memicu gelombang kritik dari para jurnalis Brasil. Dalam konferensi pers usai laga, Ancelotti dicecar pertanyaan tajam terkait performa tim dan strategi yang diterapkan.
>>> Gia Lai Gelar Festival Olahraga dengan Kickboxing dan Taekwondo
Ribuan pendukung Brasil yang memadati stadion dengan atribut kuning khas harus pulang dengan kekecewaan. Atmosfer meriah sebelum laga kontras dengan hasil akhir di lapangan.
Ancelotti Minta Publik Bersabar
Meski dihujani kritik, Ancelotti meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi peluang Brasil di turnamen ini.
"Anda tidak memenangkan Piala Dunia berdasarkan pertandingan pertama," tegas Ancelotti.
Brasil yang menyandang status favorit juara justru kesulitan meredam agresivitas Maroko, juara bertahan Piala Afrika. Selecao sebenarnya memiliki peluang emas pada menit ke-13 melalui Igor Thiago.
Penyerang Brentford yang mengemas 22 gol di Premier League 2025/2026 itu gagal memanfaatkan peluang. Sundulannya melenceng dari target meski berada di posisi menguntungkan di depan gawang.
Kegagalan tersebut harus dibayar mahal karena Maroko kemudian mencuri keunggulan dan mendominasi paruh pertama. Ancelotti menilai masalah psikologis menjadi pemicu utama.
>>> Timnas Swedia Kembali ke Piala Dunia Setelah Absen Delapan Tahun
"Kami bermain dengan banyak kegugupan pada babak pertama.
Ada terlalu banyak rasa gugup di tim dan itu membuat kami kesulitan memainkan sepak bola yang biasanya kami tunjukkan," ujar Ancelotti.
Vinicius Junior Selamatkan Muka
Memasuki babak kedua, Maroko yang sempat memegang kendali mulai mendapat tekanan balik. Brasil beruntung memiliki Vinicius Junior yang tampil sebagai pembeda.
Pemain bintang Real Madrid berusia 25 tahun itu mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi individu memukau. Gol tersebut menyelamatkan Selecao dari kekalahan memalukan di laga perdana.
Kendati hasil imbang belum menutup peluang Brasil ke babak gugur, performa kolektif menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih.
>>> Belanda vs Jepang: Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
Ancelotti kini dituntut segera membenahi skema permainan sebelum pertandingan berikutnya.
Update Terbaru
Mahasiswa Doktoral IPB Pelajari Manajemen dan Ketahanan Pangan di Bogasari
Sabtu / 04-07-2026, 08:28 WIB
Chef Daijiro Horikoshi Hadirkan Kuliner Jepang Kontemporer Bernuansa Bali di Surabaya
Sabtu / 04-07-2026, 08:28 WIB
Praktisi Usul JHT Bebas Pajak Jika Dialihkan ke SBN Ritel
Sabtu / 04-07-2026, 08:28 WIB
J-Novel Club Umumkan Lisensi 7 Novel Ringan dan 2 Manga Baru
Sabtu / 04-07-2026, 08:27 WIB
Omroep MAX Rilis Jadwal Acara TV Musim Panas 2026
Sabtu / 04-07-2026, 08:26 WIB
Argentina Kalahkan Cape Verde Lewat Drama Extra Time, Lolos ke 16 Besar
Sabtu / 04-07-2026, 08:26 WIB
BRIN dan RSHS Bandung Perkuat Riset Radiofarmaka Lokal untuk Diagnosis dan Terapi Kanker
Sabtu / 04-07-2026, 08:24 WIB
Emirates Tawarkan Penginapan Gratis di Dubai dan 600 Penawaran Eksklusif
Sabtu / 04-07-2026, 08:24 WIB
Bunnie XO Diterima di Arizona State University di Tengah Proses Perceraian dengan Jelly Roll
Sabtu / 04-07-2026, 08:24 WIB
Dua Tamu Pakai Gaun Sama di Pernikahan Taylor Swift
Sabtu / 04-07-2026, 08:23 WIB
Sahabat Taylor Swift Mulai Berdatangan ke Pesta Pernikahan di New York
Sabtu / 04-07-2026, 08:23 WIB
Argentina vs Tanjung Verde: Messi Cs Menang Dramatis 3-2 Lewat Extra Time
Sabtu / 04-07-2026, 08:23 WIB
Lionel Messi Tembus 20 Gol, Jauhi Kylian Mbappe di Daftar Top Skor Abadi Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 08:23 WIB
Vozinha Tahan Serbuan Messi, Argentina vs Cape Verde ke Extra Time
Sabtu / 04-07-2026, 08:11 WIB






