Bank Indonesia Perluas Interkoneksi QRIS ke Pasar Cina
Bank Indonesia (BI) resmi memperluas kerja sama interkoneksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara ke pasar Cina.
Kebijakan ini berlaku mulai 30 April 2026.
>>> PYFA Catat Rekor Penjualan Bersih Rp2,76 Triliun pada 2025
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari ekspansi sistem pembayaran digital. Tujuannya meningkatkan efisiensi transaksi lintas yurisdiksi antara Indonesia dan Cina.
Perluasan jangkauan QRIS diproyeksikan mendongkrak capaian positif yang sudah ada.
Sebelumnya, BI mencatat transaksi QRIS dari wisatawan mancanegara ke Indonesia tumbuh 222 persen secara tahunan dengan nominal Rp713,59 miliar.
Skema Local Currency Transaction
Integrasi sistem keuangan ini menerapkan skema Local Currency Transaction (LCT). Skema ini mempertemukan mata uang rupiah dan yuan secara langsung.
Mekanisme tersebut memotong biaya konversi ganda serta meminimalkan risiko volatilitas nilai tukar akibat sentimen global. Hal ini diharapkan menguntungkan pelaku usaha dan wisatawan kedua negara.
Potensi pergerakan pelancong kedua negara juga besar dalam memicu pertumbuhan ritel dan UMKM.
Data BPS menunjukkan arus kunjungan wisatawan Cina ke Indonesia mencapai 1,5 juta kunjungan per tahun.
>>> Link DANA Kaget 12 Juni 2026: Buru Saldo Gratis dengan Kuota Terbatas
Di sisi lain, animo perjalanan warga Indonesia ke Cina juga tinggi. Hal ini menjadi peluang untuk meningkatkan transaksi digital lintas negara.
Kerja Sama dengan People's Bank of China
Implementasi teknologi ini dirancang oleh BI bersama People's Bank of China melalui visi Regional Payment Connectivity.
Otoritas moneter bertindak menyelaraskan standar sistem keuangan serta memitigasi kendala teknis keamanan siber.
Meski demikian, pengujian keandalan sistem di pasar domestik Cina masih menghadapi tantangan.
Sejumlah warung di area pelosok Cina masih dominan menggunakan jaringan QR code domestik personal dibandingkan komersial internasional.
Aktivasi merchant QRIS di area destinasi wisata unggulan dalam negeri juga menjadi pekerjaan rumah.
>>> Sabar/Reza Kalahkan Wakil Chinese Taipei, Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
BI kini memfokuskan sisa agenda pada perluasan edukasi publik, termasuk bagi pekerja migran dan pelaku usaha mikro.
Update Terbaru
Film The Apothecary Diaries Rilis 11 Desember 2026, Trailer dan Cerita Orisinal Diungkap
Sabtu / 04-07-2026, 14:13 WIB
Xiaomi Perkuat Ekosistem Redmi di Indonesia dengan Tablet hingga Smartwatch Baru
Sabtu / 04-07-2026, 14:13 WIB
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race Team Garmin Raih 19 Podium
Sabtu / 04-07-2026, 14:12 WIB
Messi Akui Argentina Sempat Kehilangan Kendali Saat Singkirkan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:11 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 - 12 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:10 WIB
Khutbah Jumat 10 Juli 2026: Menjaga Lisan, Diam saat Tak Ada Kebaikan Menjadi Jalan Keselamatan
Sabtu / 04-07-2026, 14:07 WIB
Baru 3 Episode, Rating Agent Kim Reactivated Tembus 18,8 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 14:02 WIB
Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Edukasi dan Kebutuhan Hewan Peliharaan
Sabtu / 04-07-2026, 14:02 WIB
Profil Owner Teazzi Indonesia di Tengah Kritik Kolaborasi dengan Nagita Slavina
Sabtu / 04-07-2026, 14:02 WIB
Warriors Kalahkan Lakers 104-72 di Debut Summer League, Yaxel Lendeborg Bersinar
Sabtu / 04-07-2026, 14:01 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah, Tamu Selebriti dan Atlet Penuhi Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 14:01 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem: Panas dan Badai Ancam Akhir Pekan Libur Baltimore
Sabtu / 04-07-2026, 14:00 WIB
Blueface Dikecam Usai Bocorkan Video Eksplisit Jaidyn Alexis
Sabtu / 04-07-2026, 14:00 WIB






