PBOC Mulai Serap Likuiditas Akibat Suku Bunga Pasar Terlalu Rendah
Bank sentral China mulai membatasi kelonggaran di pasar uang karena dinilai sudah terlalu longgar.
Kelebihan likuiditas dalam beberapa bulan terakhir telah menekan suku bunga pinjaman jangka pendek ke level terendah dalam beberapa tahun.
>>> 5 Pilihan Mobil LMPV Rp 300 Jutaan per Juni 2026
Kondisi ini juga memicu lonjakan harga obligasi pemerintah. Otoritas moneter China kini mengambil tindakan dengan menyerap sebagian dana berlebih dari sistem perbankan.
Langkah tersebut mendorong suku bunga repo semalam, yang menjadi indikator utama biaya pendanaan jangka pendek, naik menjadi 1,4% dari posisi April lalu yang berada di kisaran 1,2%.
Pengetatan ini membuat suku bunga pasar kembali selaras dengan suku bunga kebijakan yang ditetapkan bank sentral.
Pergeseran situasi ini langsung berdampak pada pergerakan di pasar surat utang.
Imbal hasil obligasi pemerintah China untuk tenor 10 tahun tercatat merangkak naik ke angka 1,75%, padahal awal bulan ini masih di sekitar 1,7%.
Kenaikan imbal hasil ini menjadi indikator berkurangnya tekanan likuiditas di pasar. Sebelumnya, ketersediaan dana yang melimpah membuat investor berbondong-bondong memburu surat utang negara.
Saat ini bank sentral China berada di posisi dilematis terkait arah kebijakan moneter ke depan. Lembaga tersebut harus menyeimbangkan antara penyediaan likuiditas dan stabilitas sektor keuangan.
Dilema Pertumbuhan Ekonomi dan Sektor Riil
Di satu sisi, ketersediaan dana tetap dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang tertekan akibat kenaikan harga energi global.
Namun di sisi lain, otoritas bertekad mencegah dana murah mengendap di sektor keuangan dan memicu gelembung harga aset.
>>> Timnas Indonesia Tekuk Oman dan Mozambik, Naik ke Peringkat 118 Dunia
Update Terbaru
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Sandy Walsh Cetak Gol Sundulan, Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 3-0
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Tenggat Rasio Pinggang-Tinggi Angkatan Udara AS: Data Tidak Mempengaruhi Skor Kebugaran
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Cara Menghilangkan Titik Oranye di Samsung Keyboard yang Mengganggu
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Samsung Tingkatkan Kecepatan Chip AI HBM5 Hingga 50% dengan Proses 2nm
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
One UI 9 Akan Hadirkan Fitur Zoom Kustom per Aplikasi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Samsung Tingkatkan Produksi Chip untuk Cegah Apple Borong Memori China
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Perlambatan Bicara Bisa Jadi Tanda Awal Penurunan Kognitif
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Hirup Aroma Saat Tidur Tingkatkan Memori Hingga 226% Menurut Studi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB







