UIN Malang Integrasikan Sistem Pesantren dan Pendidikan Tinggi Modern
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor yang memadukan sistem pesantren dengan pendidikan tinggi modern.
Langkah ini dijalankan melalui program Ma'had Al-Jamiah Sunan Ampel al-Ali (MSAA). Sistem asrama yang dikembangkan sejak tahun 2000 ini hadir untuk menjawab tantangan pendidikan keagamaan di era modern.
>>> Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Mengajak Umat Memaknai Waktu dan Pergantian Tahun
Skema tersebut kini telah diadopsi oleh berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) serta madrasah di seluruh Indonesia.
Membentuk Kecerdasan Intelektual, Emosional, dan Spiritual
Program asrama ini bertujuan membentuk kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ) para mahasiswa.
Melalui metode ini, mahasiswa diharapkan memiliki karakter religius yang kuat sekaligus terhindar dari perilaku negatif.
"UIN Malang punya gagasan untuk terus berinovasi menjawab dua sistem pendidikan ini.
Di Ma'had, mahasiswa memiliki landasan yang kuat untuk hidup di lingkungan kampus dan perkotaan," ujar Ahmad dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).
Proses pembelajaran di Ma'had disesuaikan dengan kemampuan awal masing-masing mahasiswa.
Pihak pengelola menyediakan tingkat dasar bagi mahasantri yang belum bisa membaca Al-Qur'an, hingga kelas lanjutan seperti tafsir dan kepenulisan bagi alumni pesantren.
Program asrama ini juga menerapkan kebijakan inklusif yang terbuka bagi mahasiswa asing dan nonmuslim. Mekanisme pembelajaran untuk kelompok tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Pihak kampus berencana menerapkan sistem wajib ma'had atau asrama ini secara menyeluruh di Kampus 3 UIN Malang pada masa mendatang.
Kebijakan tersebut akan membuat seluruh mahasiswa baru otomatis menyandang status sebagai mahasantri.
Empat Pilar Pendidikan Ma'had Al-Jamiah
Pendidikan di Ma’had Al-Jamiah UIN Malang bertumpu pada empat pilar utama.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






