BYD Targetkan Jadi Produsen Mobil Terbesar di Dunia dalam Lima Tahun
Fluktuasi penjualan domestik pada awal tahun ini diakui terjadi akibat proses perombakan lini produksi seiring transisi menuju teknologi baterai generasi kedua.
>>> Lincoln Luncurkan Pod Futuristik Mirip Toilet Mewah untuk Pemasaran
"Atas nama manajemen, saya memahami dan menghargai dukungan Anda," kata Wang Chuanfu kepada para investor.
Ekspansi Global dan Tantangan
Untuk mengamankan target jangka panjang, BYD mempercepat ekspansi infrastruktur global. Perusahaan mengalokasikan dana hampir 1,8 miliar poundsterling di Eropa demi membangun jaringan pengisian daya cepat.
Di sisi lain, ekspansi BYD di Eropa menghadapi tantangan berupa penyelidikan dugaan pelanggaran hukum ketenagakerjaan Uni Eropa.
Kasus ini terkait penggunaan pekerja migran asal China dalam proyek pembangunan pabrik pertamanya di Szeged, Hungaria.
Eksekutif internasional tertinggi perusahaan, Stella Li, menegaskan komitmen operasional regional di tengah tekanan tarif kendaraan listrik asal China yang diberlakukan oleh Brussel.
Penjualan luar negeri BYD ditargetkan mampu melampaui angka 1,5 juta unit pada tahun ini.
"Hongaria adalah prioritas nomor satu saat ini," kata Stella Li kepada Reuters. Prioritas berikutnya adalah mencari lokasi fasilitas produksi kedua di wilayah Eropa.
Sementara itu, pengerjaan proyek pabrik di Turki ditangguhkan sementara waktu. Perusahaan ingin fokus sepenuhnya pada optimalisasi produksi di dalam kawasan Uni Eropa.
"Prioritas kedua adalah fokus untuk menemukan fasilitas [produksi] kedua di Eropa," kata Stella Li.
Selain hambatan regulasi di Eropa, BYD menghadapi tantangan geopolitik baru.
Pentagon memasukkan perusahaan tersebut ke dalam daftar entitas militer China yang dianggap sebagai risiko keamanan nasional bagi Amerika Serikat.
>>> Toyota Rilis Skid Plate Aerodinamis untuk Hilux Generasi Sebelumnya, Kurangi Efek Angin Samping
Menanggapi keputusan tersebut, pemerintah China menyatakan bahwa penetapan sepihak dari otoritas Amerika Serikat itu tidak memiliki basis faktual yang kuat.
Update Terbaru
Motorola Edge 70 Max Raih Sertifikasi WPC, Konfirmasi Dukungan Qi2 dengan Magnet Bawaan
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 1 Juli: Capricorn Makin Romantis, Libra Jaga Perasaannya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Viral Kabar Piero Hincapie Pacari Sabrina Carpenter, Ini Faktanya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






