Komisi IX DPR Kritik Izin Pembukaan Fakultas Kedokteran Baru
Sejumlah anggota Komisi IX DPR RI menyampaikan kekhawatiran terhadap kebijakan pemberian izin pembukaan fakultas kedokteran baru oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Mereka menilai bidang ini berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat sehingga perlu kehati-hatian.
>>> 7 Teka-Teki Logika Asah Otak untuk Menguji Kecerdasan
Kritik tersebut mengemuka dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan dan pihak kementerian pada Senin (8/6/2026). Legislator menekankan pentingnya mengutamakan kualitas pengajaran dibandingkan mengejar jumlah lulusan dokter.
Usulan Penutupan Prodi dengan UKOM Rendah
Anggota Komisi IX, Achmad Ru'yat, menyarankan pemerintah mengoptimalkan kuota pada program studi yang sudah teruji.
Ia menilai ada izin yang diberikan kepada perguruan tinggi tanpa kompetensi dasar di bidang kedokteran.
"Kami mohon kebijakan dari Mendikti Sains Teknologi ini untuk secara hati-hati di dalam mengeluarkan izin fakultas kedokteran.
Karena ini fakultas yang memerlukan keahlian sangat spesifik menyangkut keselamatan pasien," ujar Achmad Ru'yat.
Irma Suryani, anggota Komisi IX lainnya, mengusulkan penutupan program studi kedokteran dengan angka kelulusan uji kompetensi di bawah 50 persen.
Menurutnya, kuota mahasiswa dapat dialihkan ke perguruan tinggi yang memiliki rekam jejak baik.
"Tadi pada saat kami audiensi, saya sudah menyampaikan kepada Konsil dan Kolegium, seharusnya fakultas kedokteran yang nilai UKOM-nya rendah di bawah 50% tutup.
Kemudian berikan kuota kepada fakultas kedokteran yang bagus di Indonesia," ungkap Irma Suryani.
Irma menambahkan bahwa pembiayaan terhadap institusi tidak kompeten akan merugikan masyarakat. Negara harus menanggung kerugian besar jika dana dan waktu habis untuk meluluskan dokter yang tidak memenuhi standar.
>>> Phoebe Bridgers Jual Tiket Konser Madison Square Garden Seharga Rp18 Ribu
Update Terbaru
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB
Canada vs Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







