Harga Bitcoin Stabil di Level 63.000 Dolar AS Setelah Anjlok
Harga Bitcoin kembali menunjukkan stabilitas di kisaran 63.000 dolar AS pada perdagangan Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, aset kripto ini sempat merosot ke bawah level 60.000 dolar AS pada akhir pekan lalu.
>>> Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Mozambik 9 Juni 2026
Pemulihan nilai Bitcoin dipicu oleh sinyal aksi pembelian kembali oleh Chairman Strategy Inc, Michael Saylor.
Dikutip dari Investor Daily, komoditas digital ini sempat melonjak hingga 3,8 persen ke level 64.200 dolar AS sebelum akhirnya bertahan di kisaran 63.000 dolar AS pada pukul 07.00 waktu London.
Penguatan ini turut mendorong token terbesar kedua, Ether, yang naik 2 persen ke level 1.660 dolar AS.
Sebelumnya, tekanan hebat melanda pasar New York pada akhir pekan yang mengakibatkan Bitcoin anjlok 7 persen ke angka 59.101 dolar AS.
Penurunan di bawah level 60.000 dolar AS ini menjadi yang pertama kali terjadi sejak Donald Trump terpilih kembali menjadi Presiden Amerika Serikat pada 2024.
Kondisi lesu diperparah oleh langkah Strategy Inc yang melakukan aksi jual kecil untuk pertama kalinya sejak 2022.
>>> Kenali Tanda Bangunan Rusak Setelah Gempa untuk Hindari Rumah Ambruk
Aksi jual tersebut memicu kepanikan pasar dan akumulasi penurunan harga sebesar 18 persen dalam sepekan terakhir.
Akibat sentimen negatif, nilai Bitcoin saat ini telah menyusut setengahnya dari rekor tertinggi sebesar 126.000 dolar AS pada Oktober 2025.
Respons Pelaku Pasar dan Prospek ke Depan
Kerapuhan kondisi pasar global dikonfirmasi oleh pihak manajemen investasi yang mengamati pergerakan aset digital secara intensif. Kondisi jenuh jual dinilai menjadi pemicu utama fluktuasi tajam tersebut.
"Kami telah mengurangi porsi portofolio secara menyeluruh dan meningkatkan cadangan kas ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir," ujar Richard Galvin, Eksekutif perusahaan investasi kripto DACM.
Saat ini, pelaku pasar modal global masih menunggu dokumen pengajuan resmi perusahaan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk kepastian kebijakan internal.
>>> Jadwal Libur Sekolah Jawa Tengah Juni 2026 Dimulai 22 Juni
Tekanan eksternal berupa arus keluar dana dari ETF Bitcoin serta ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran terus membayangi stabilitas ekonomi dunia.
Update Terbaru
St. Louis Blues Resmi Rekrut Ross Johnston Kontrak Tiga Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
15 Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui Pengguna
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
Kode Redeem FF Free Fire Terbaru Juli 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Web Top Up Diamond Free Fire Termurah dan Aman, Ada Diskon?
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
7 Aplikasi AI Penghasil Uang 2026, Terbukti Bayar ke DANA dan Gopay
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Mint Mobile Tawarkan Paket Unlimited Rp15/Bulan, Incar Pelanggan T-Mobile
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Nonaktifkan 4,8 Juta Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Euforia Suporter Meksiko Rayakan Kemenangan Piala Dunia di LA dan Mexico City
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Targetkan Netralitas Degradasi Lahan 12,3 Juta Hektare pada 2030
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Panduan Mengoperasikan Jalur Logistik Ramah Lingkungan di China Sepanjang 2026
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Melania Trump Raup Rp170 Miliar dari Film Dokumenter Amazon
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB
Putri Richard Pryor Ungkap Ibu Kandungnya Panggil Dirinya dengan Kata N
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB
Anjing Polisi Diseret Truk Saat Gigit Kaki Tersangka Kabur
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB
Warren Sapp Diselidiki atas Dugaan Penganiayaan di Panti Jompo, Tidak Dituntut
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB






