Serbuan Truk Impor China Ancam Industri Kendaraan Niaga Nasional
Industri kendaraan niaga nasional menghadapi tekanan besar akibat serbuan truk impor asal China.
Kendaraan tersebut dinilai tidak memenuhi regulasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dan aturan emisi Euro yang berlaku di Indonesia.
>>> 9 Ciri Kepribadian Unik Perempuan yang Betah di Rumah
Dampak masuknya kendaraan niaga impor sudah mulai menggerus pasar domestik dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan pasar yang signifikan terjadi pada sektor kendaraan operasional pertambangan.
Direktur PT Metalindo Teknik Utama (MTU) Syarifuddin Tangka menjelaskan bahwa dampak kehadiran armada impor sangat terasa pada ceruk pasar lokal.
Sektor pertambangan yang sebelumnya menjadi andalan industri karoseri dalam negeri kini mulai beralih ke produk impor.
"Kalau dari laporan teman-teman dealer, pasar mining tergerus 10-30 persen dari tahun lalu, nanti bisa dilihat lebih detail di data Gaikindo," ujar Syarifuddin di Karawang, Kamis (4/6/2026).
Syarifuddin menyoroti kondisi truk impor yang tiba di Indonesia sudah dalam bentuk kendaraan utuh. Hal ini membuat pelaku usaha karoseri lokal kehilangan peran dalam merakit bagian bak kendaraan.
"Kalau ini (serbuan truk China) sudah dari dua, tiga tahun terakhir dampaknya. Kenapa?
Karena mereka datang itu sudah lengkap dengan dump-nya (baknya), sehingga jangan berhitung TKDN-nya. Kita dipaksa untuk mengarah ke TKDN, mereka datang sudah langsung dengan dump-nya.
Jadi complete vehicle datang, impor, langsung terpakai di tambang," tegas Syarifuddin.
Impor kendaraan dalam kondisi utuh ini memicu penurunan drastis pada jumlah pesanan pembuatan bak truk dari agen pemegang merek (APM).
Situasi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya ketika industri lokal bisa memproduksi puluhan unit setiap bulan.
>>> Apakah Juni 2026 Ada Long Weekend? Tahun Baru Islam Buka Peluang Libur Empat Hari
Update Terbaru
Sosok Sandy Walsh Resmi Gabung Persib Bandung, Bek Timnas Indonesia Siap Perkuat Maung Bandung
Jumat / 03-07-2026, 13:45 WIB
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 4,03 Miliar Sepanjang Januari–Mei 2026
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
Schneider Electric Bidik Pasar Hunian Modern di IndoBuildTech 2026
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
Mahasiswi Telkom Bandung Hilang 3 Hari, Kampus Terbitkan Edaran
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
Israel Sahkan RUU Larang Azan Pakai Pengeras Suara
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
IHSG Menguat 2,46 Persen ke 5.886 pada Sesi I
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
13 Tim Tersingkir dari 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 13:42 WIB
KPK Temukan Uang Ratusan Juta Rupiah saat OTT Bupati Langkat
Jumat / 03-07-2026, 13:41 WIB
Jenazah Ayatollah Ali Khamenei Tiba di Teheran Jelang Dimakamkan
Jumat / 03-07-2026, 13:41 WIB
200+ Nama Bayi Perempuan Islam Kekinian Cantik 2 Kata
Jumat / 03-07-2026, 13:41 WIB
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 13:36 WIB
4 Gol Dianulir pada Laga Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 13:36 WIB
BP Tapera dan GoTo Siapkan KPR DP Nol Persen untuk Driver Ojol
Jumat / 03-07-2026, 13:36 WIB






