Tembok Kotoran Tetangga Bikin Rumah Warga Australia Sulit Laku
Seorang pemilik rumah di Dooralong, New South Wales, Australia, bernama Megan Perry, gagal menjual propertinya setelah tetangga barunya membangun struktur menyerupai tembok kotoran ternak setinggi sekitar tiga meter di sekeliling huniannya.
Kondisi lingkungan di sekitar kediaman Perry berubah drastis setelah lahan luas di dekatnya dibeli oleh dua bersaudara.
>>> Kasus Pertama Parasit Screwworm pada Ternak Ditemukan di AS
Selain tanggul tanah bercampur kotoran, aktivitas kendaraan yang mondar-mandir dan kebisingan kini konstan terjadi.
Tembok dari material limbah peternakan itu dipasang tepat di sepanjang perbatasan pagar pembatas halaman. Struktur raksasa ini langsung menutup akses pandangan dan mengubah kenyamanan psikologis penghuni.
"Tumpukan yang sangat banyak," kata Megan Perry.
Dampak dari pembangunan tanggul tersebut merusak fasilitas domestik di dalam area properti.
Debu tebal menyelimuti seluruh bagian bangunan, air kolam renang tidak dapat digunakan, dan kualitas air keran berubah menjadi keruh.
"Rumah kami sudah dianggap tidak bisa dijual," ujar Megan Perry.
>>> Bank Syariah Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp 1,51 Triliun
Penilaian dari sejumlah agen properti setempat menyatakan bahwa hunian yang sebelumnya memiliki taksiran nilai jual sebesar US$ 625.000 atau sekitar Rp 11 miliar itu kini kehilangan daya tarik pasar.
Faktor lingkungan ekstrem dan dampak psikologis bagi calon pembeli menjadi penyebab utama rumah tersebut sangat sulit dipasarkan.
Persoalan ini telah dibawa ke ranah hukum melalui penerbitan perintah perlindungan sementara serta inspeksi oleh otoritas wilayah setempat.
Kendati perintah pembongkaran struktur telah dikeluarkan, eksekusi di lapangan terhambat oleh proses perizinan yang diajukan oleh pihak tetangga.
Tekanan dari konflik yang berlarut-larut ini memicu gangguan kesehatan bagi pemilik rumah. Perry mengaku terus mengalami stres akibat situasi lingkungan tempat tinggalnya yang tidak kunjung membaik.
"Begitu saya mendengar suara mesin, jantung saya langsung berdebar dan saya tidak bisa tidur," ujar Megan Perry.
>>> Steam Hardware Survey Mei 2026: Nvidia RTX 5060 Ti Jadi GPU Paling Populer
Hingga saat ini, belum ada perubahan signifikan terkait keberadaan tanggul kotoran tersebut meski berbagai langkah hukum telah ditempuh.
Update Terbaru
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 18:10 WIB
Jadwal Siaran Langsung Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 18:10 WIB
Dokter Bedah Plastik Korea Ungkap 5 Makanan Bikin Wajah Cepat Tua
Rabu / 01-07-2026, 18:10 WIB
Album ARIRANG BTS Tembus 3,8 Miliar Streaming dalam 8 Pekan
Rabu / 01-07-2026, 18:08 WIB
Kim Nam Gil Picu Spekulasi dengan Postingan Instagram Misterius Jelang Comeback Besar
Rabu / 01-07-2026, 18:08 WIB
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jalin Sinergi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan
Rabu / 01-07-2026, 18:07 WIB
Bupati Kuansing Terjerat Suap Jabatan dan Pelepasan Kawasan Hutan
Rabu / 01-07-2026, 18:07 WIB
Belanja Iklim APBN Rp73,5 T per Tahun, Kemenkeu: Baru 12,9% Kebutuhan
Rabu / 01-07-2026, 18:07 WIB
Warga Sesak Napas dan Tak Bisa Tidur Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin
Rabu / 01-07-2026, 18:07 WIB
Uni Eropa Resmi Pungut Biaya Impor Barang Murah China, Shein dan Temu Kena Imbas
Rabu / 01-07-2026, 18:07 WIB
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Rabu / 01-07-2026, 18:06 WIB
Patung Messi Tertinggi di Dunia Tarik Wisatawan ke Cutral Co
Rabu / 01-07-2026, 18:05 WIB
Mbappe Tinggal Selangkah Salip Rekor Messi, Tapi Pilih Fokus Antar Prancis Juara Piala Dunia 2026 Dulu
Rabu / 01-07-2026, 18:05 WIB
Pemkab Banyumas Manfaatkan AI untuk Percepat Pelayanan Publik Digital
Rabu / 01-07-2026, 18:05 WIB






