Dedi Mulyadi Enggan Buru-buru Tetapkan Status Darurat Sampah Bandung
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memilih bersikap tenang dan tidak terburu-buru dalam menetapkan status darurat sampah di Kota Bandung.
Sikap ini merupakan respons atas usulan Wali Kota Bandung, Farhan, terkait tumpukan limbah di wilayah tersebut.
>>> Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN, Auditor Antikorupsi
Pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan administratif.
Menurutnya, hal yang lebih krusial adalah memastikan langkah penanganan konkret sudah siap dijalankan di lapangan.
Fokus pada Solusi, Bukan Label Darurat
Dedi menilai persoalan utama bukan pada pemberian label status darurat, melainkan kesiapan solusi praktis untuk mengurangi beban sistem pengelolaan sampah.
Ia khawatir penetapan status yang terlalu cepat justru memicu kepanikan di masyarakat.
Beberapa alasan yang melatarbelakangi usulan Pemkot Bandung meliputi lonjakan volume sampah setelah libur panjang, ketergantungan besar terhadap TPA Sarimukti, dan kondisi TPA Sarimukti yang hampir mencapai batas kapasitas.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa daya tampung TPA Sarimukti diprediksi akan habis dalam waktu dekat. Ia memperkirakan TPA tersebut akan penuh dan ditutup dalam sekitar enam bulan ke depan.
Mitigasi dengan Teknologi Pengolahan Sampah
Sebagai langkah mitigasi, Dedi mendorong penggunaan alat pengolahan sampah di tingkat kelurahan dengan kapasitas lima ton per hari.
Teknologi ini mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif atau briket yang dapat digunakan oleh sektor industri.
>>> Mengenal Haji Mabrur: Ciri dan Tanda Kemabruran yang Paling Dicari
Inovasi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembuangan sampah ke TPA regional secara drastis. Alat ini telah berhasil diuji coba di area Gedung Sate.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






