Dana Kurban Sapi Presiden Prabowo Jadi Sorotan, Begini Tanggapan MUI
Pengadaan 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto menjelang Iduladha 1447 H menjadi sorotan publik. Total anggaran mencapai sekitar Rp100 miliar dan berasal dari APBN.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengonfirmasi bahwa pendanaan berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres), bukan uang pribadi presiden.
>>> 3 Zodiak Memasuki Era Asmara Baru, Efeknya Mulai Terasa Sejak 28 Mei 2026
Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan tanggapan untuk meredakan spekulasi.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni'am Sholeh, menyatakan kurban ini sah secara syar'i dan punya landasan fikih kuat.
MUI merujuk pada Hadis Riwayat Imam Bukhari yang menyebutkan bahwa pemimpin atau imam disunahkan membeli hewan kurban melalui Baitul Mal.
"Secara teknis sebenarnya kita juga bisa memahami, sebagaimana anggaran negara melalui Banpres diberikan sembako kemudian didistribusikan untuk masyarakat," kata Prof Niam, dikutip dari akun Instagram @muipusat.
MUI menegaskan, kurban yang dialokasikan melalui anggaran Banpres ini adalah kurban atas nama negara.
>>> Biaya Paket Mewah Haji Anang-Ashanty Tembus Ratusan Juta, Waktu Tunggu Singkat
Esensi utamanya tetap kembali ke rakyat karena daging kurban disalurkan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat luas.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman juga menyampaikan penjelasan serupa.
Ia menegaskan penggunaan dana APBN untuk pengadaan sapi kurban melalui skema Bantuan Presiden tidak melanggar hukum maupun syariah.
Menurut Habiburokhman, program itu memiliki dasar hukum dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang APBN 2026.
Bantuan ini menunjukkan kehadiran negara untuk membantu masyarakat pada momentum Iduladha dan berdampak positif bagi peternak lokal.
>>> Ashanty Ungkap Momen Haru Berhasil Cium Hajar Aswad
"Hal ini bukan hanya sekadar tentang ibadah kurban, tetapi juga bentuk keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil, peternak sapi lokal, dan masyarakat," tuturnya, dikutip dari detikcom.
Update Terbaru
Elang Botak Sandy dan Luna Kembali ke Sarang di Hutan San Bernardino
Sabtu / 04-07-2026, 00:42 WIB
KPK Dalami Pengakuan Menhut soal Amplop Bupati Kuansing
Sabtu / 04-07-2026, 00:41 WIB
Usai Donasi Rp467 Miliar, Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Resmi Menikah
Sabtu / 04-07-2026, 00:41 WIB
Sony Batal Rilis PS1 Baterai di Dalam DualShock karena Sengketa Royalti
Sabtu / 04-07-2026, 00:36 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, Developer Ucapkan Terima Kasih
Sabtu / 04-07-2026, 00:36 WIB
Review Scuf Omega: Nyaman Digenggam, Tapi Tombol Sampingnya Kurang Memuaskan
Sabtu / 04-07-2026, 00:36 WIB
Ayam Panggang Sam's Club Kalahkan Costco dalam Uji Consumer Reports
Sabtu / 04-07-2026, 00:36 WIB
Belanja AI Perusahaan Anjlok, Biaya Token Lebih Mahal dari Tenaga Manusia
Sabtu / 04-07-2026, 00:35 WIB
Chicago dan Sekitarnya Siapkan Perayaan 4 Juli Terbesar untuk HUT ke-250 AS
Sabtu / 04-07-2026, 00:35 WIB
Trump dan Mamdani Pimpin Perayaan 250 Tahun Amerika Serikat
Sabtu / 04-07-2026, 00:35 WIB
Dwayne Johnson Konfirmasi Moana 3 Sedang Dikerjakan
Sabtu / 04-07-2026, 00:32 WIB
Jannik Sinner Hadapi Jenson Brooksby di Babak Ketiga Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 00:31 WIB
San Diego Batasi Bahan Kimia Kembang Api Big Bay Boom untuk Hari Kemerdekaan
Sabtu / 04-07-2026, 00:31 WIB
Masa Depan Tanpa Cakram PlayStation Bisa Pengaruhi Xbox dan Nintendo
Sabtu / 04-07-2026, 00:29 WIB






