Sony Naikkan Harga Langganan PlayStation Plus Semua Tier di Indonesia
Sony secara diam-diam telah menaikkan tarif langganan PlayStation Plus (PS Plus) di Indonesia. Kenaikan harga ini berlaku untuk semua tier layanan, yaitu Essential, Extra, dan Deluxe.
Kebijakan ini menyusul langkah Sony yang sebelumnya menaikkan tarif PS Plus di pasar global pada 20 Mei 2026.
>>> The Mandalorian and Grogu Puncaki Bioskop AS dengan Pendapatan Rp1,8 Triliun
Meski awalnya Indonesia tidak masuk dalam pengumuman, kini penyesuaian harga resmi berdampak pada pengguna domestik.
Perubahan tarif terlihat di halaman resmi PlayStation Store Indonesia. Kenaikan harga menyasar paket langganan durasi 1 bulan dan 3 bulan.
Sementara itu, Sony masih mempertahankan tarif lama untuk paket tahunan 12 bulan.
Daftar Harga Terbaru PS Plus di Indonesia
Berikut rincian harga terbaru per 20 Mei 2026:
- PS Plus Essential: 1 bulan Rp 139.000 (sebelumnya Rp 126.000), 3 bulan Rp 364.000 (sebelumnya Rp 331.000), 12 bulan Rp 1.010.000 (tetap).
- PS Plus Extra: 1 bulan Rp 208.000 (sebelumnya Rp 189.000), 3 bulan Rp 590.000 (sebelumnya Rp 536.000), 12 bulan Rp 1.710.000 (tetap).
- PS Plus Deluxe: 1 bulan Rp 243.000 (sebelumnya Rp 221.000), 3 bulan Rp 695.000 (sebelumnya Rp 632.000), 12 bulan Rp 1.990.000 (tetap).
Lonjakan nominal tertinggi terjadi pada paket 3 bulan PS Plus Deluxe, naik Rp 63.000.
>>> Hasil Lengkap Babak Reguler MPL ID S17 Pekan Kesembilan
Sebelumnya, Sony sudah menaikkan tarif PS Plus di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa sekitar sepekan lalu.
Awalnya, pengguna mengira kenaikan hanya untuk tier Essential. Namun, laporan mengonfirmasi bahwa penyesuaian mencakup semua tier, termasuk Extra dan Deluxe.
Riwayat penyesuaian tarif PS Plus di Indonesia mencatat bahwa harga sudah naik dari harga awal pada 16 April 2025.
Contohnya, paket Essential 1 bulan dari Rp 89.000 menjadi Rp 126.000, lalu naik lagi menjadi Rp 139.000.
>>> Lee Do Hyun dan Kim Min Ha Dikabarkan Akan Bintangi Film Viva La Vida
Sony menjelaskan bahwa langkah ini diambil akibat faktor "ongoing market conditions" atau situasi pasar yang terus berubah.
Update Terbaru
Indosat dan Arsari Group Luncurkan Infra Fiber Teknologi, Kelola 86.000 Km Jaringan Optik
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
China Tutup 12.200 Jurusan Kuliah di Tengah Tingginya Pengangguran Sarjana
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Portugal Sikat Kroasia dan Lolos ke 16 Besar
Jumat / 03-07-2026, 09:22 WIB
Naik Rp11.000, Harga Emas Antam Kini Dijual Rp2.651.000 per Gram
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Komut Pertamina: Keselamatan Kerja Fondasi Utama Keandalan Operasional
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Jerome Polin Sentil 'Negara Sakit' soal Vonis Nadiem, Yusril: Kalau Terbukti Ya Dihukum
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Bank Mandiri Salurkan 3.360 Paket Makanan untuk Pekerja Rentan Lewat Livin' Berbagi
Jumat / 03-07-2026, 09:07 WIB
Kasur Jadi Tempat Sampah, Kisah Pria Numpang 4 Tahun yang Bikin Emosi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
5 Parfum Lokal Unisex dengan Kemasan Mewah dan Unik yang Wajib Dikoleksi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
Panduan Mengakhiri Polemik Lewat Klarifikasi Terbuka bagi Jurnalis Babel 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:01 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT Susulan 2 Juli 2026 di Saldo KKS Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:00 WIB
Baca Prediksi Lookism Chapter 615 Bahasa Indonesia, Ending Bikin Penasaran!
Jumat / 03-07-2026, 09:00 WIB
Lookism Chapter 614 Menuju Klimaks! Ini Hal yang Perlu Diingat
Jumat / 03-07-2026, 09:00 WIB
Takushi Koide Bawa Nuansa 90-an di Goodbye, Lara dengan Garis Tebal dan Animasi Gambar Tangan
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB






