Xiaomi Luncurkan AC Mijia Giant Power Saver 2026, Hemat Listrik hingga 208 kWh per Tahun
Xiaomi resmi meluncurkan pendingin ruangan pintar terbaru untuk pasar China, yaitu AC Mijia Giant Power Saver 2026. Produk ini dipasarkan melalui platform e-commerce JD.
com dengan harga 1.899 yuan atau sekitar Rp4,1 juta.
>>> Realme 16T Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz
Efisiensi daya menjadi andalan utama AC ini.
Perangkat tersebut meraih nilai Annual Performance Factor (APF) sebesar 5,36, yang merupakan sertifikasi Level 1 di China.
Berkat sistem baru tersebut, konsumsi listrik diklaim dapat berkurang hingga 208 kWh per tahun. Penghematan ini setara dengan pengurangan biaya sekitar 124 yuan atau Rp280 ribu setiap tahunnya.
Spesifikasi dan Performa Pendinginan
Untuk mendukung kinerja pendinginan, Xiaomi membenamkan kompresor berkapasitas 9,8cc yang bertenaga. Unit ini juga dilengkapi evaporator dua baris dan kipas aliran silang berdiameter 108mm.
Kombinasi komponen tersebut mampu menghasilkan aliran udara dingin hingga 760 meter kubik per jam. AC ini hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk mencapai suhu ruangan yang diinginkan.
>>> Lazada Resmi Jadi Mitra eCommerce Peluncuran Apple MacBook Neo di Indonesia
Integrasi Kecerdasan Buatan dan Ekosistem HyperOS
Operasional AC digerakkan oleh mesin kontrol pintar berbasis awan bernama Mijia Lingyun. Teknologi AI ini mempelajari pola tidur pengguna untuk menyesuaikan suhu kamar secara otomatis sepanjang malam.
Pengguna dapat menghubungkan unit ke aplikasi Mijia di ponsel. Sistem ini juga terintegrasi penuh dengan ekosistem HyperOS Connect untuk sinkronisasi tanpa hambatan dengan perangkat pintar lainnya.
Fitur pembersihan mandiri berjalan secara otomatis dengan suhu tinggi mencapai 58 derajat Celsius. Proses ini dilakukan secara berkala untuk meminimalkan risiko pertumbuhan jamur dan bakteri di dalam unit.
Kehadiran AC Xiaomi Mijia Giant Power Saver 2026 menandai babak baru di pasar elektronik ramah lingkungan.
>>> Xiaomi Redmi A5 Masuk Daftar HP Terlaris Global Kuartal I 2026
Inovasi ini berpotensi memicu persaingan ketat, mendorong produsen AC konvensional untuk mengembangkan teknologi serupa.
Update Terbaru
Kenapa Fan Antusias dengan Pernikahan Taylor Swift? Ini Kata Psikolog
Sabtu / 04-07-2026, 22:22 WIB
Star Fox Jadi Game Terlaris di eShop Nintendo Switch 2 Jepang Juni 2026
Sabtu / 04-07-2026, 22:22 WIB
Aspyr Pilih Kualitas Visual daripada 60 FPS di Rise of the Tomb Raider Switch 2
Sabtu / 04-07-2026, 22:22 WIB
Capcom Ingin Perluas Jangkauan Mega Man Menjelang 40 Tahun Seri
Sabtu / 04-07-2026, 22:22 WIB
Danganronpa 2×2 Ditunda ke Awal 2027, Spike Chunsoft Konfirmasi
Sabtu / 04-07-2026, 22:21 WIB
Ferrari Rebut Pole Sprint Kejutan di GP Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 22:17 WIB
Perayaan Bicentennial AS 1976 Bangkitkan Patriotisme dan Tradisi Lokal
Sabtu / 04-07-2026, 22:17 WIB
Inggris Hadapi India di T20I Kedua yang Krusial di Old Trafford
Sabtu / 04-07-2026, 22:16 WIB
Puluhan Ribu Pelari Selesaikan Peachtree Road Race di Tengah Peringatan Panas Ekstrem
Sabtu / 04-07-2026, 22:15 WIB
Krejcikova Kalahkan Bartunkova, Laju ke Babak Keempat Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 22:15 WIB
Kepala Sekolah Ungkap Dampak Positif MBG di Sidang MK
Sabtu / 04-07-2026, 22:15 WIB
Golkar ke NU: Nasihati Negara Saja, Jangan Sibuk Cari Pemenang Pilpres!
Sabtu / 04-07-2026, 22:15 WIB
DEN: Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34%, Dipicu Tiga Faktor Utama
Sabtu / 04-07-2026, 22:15 WIB
KPK: Pengembalian Amplop Bupati Kuansing Tak Hapus Pidana
Sabtu / 04-07-2026, 22:14 WIB







