Mengapa Inggris Tetap Membawa Jordan Henderson ke Piala Dunia 2026?
Keputusan Thomas Tuchel membawa Jordan Henderson ke Piala Dunia 2026 langsung memicu perdebatan.
Di tengah banyaknya gelandang muda kreatif, pelatih asal Jerman itu tetap memberi tempat untuk pemain berusia 35 tahun.
>>> Tuchel Coret Foden dan Palmer dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
Nama-nama seperti Cole Palmer, Phil Foden, Adam Wharton, hingga Morgan Gibbs-White akhirnya tersisih. Situasi itu memperlihatkan apa yang dicari Tuchel dalam komposisi timnya.
Kualitas Nonteknis yang Berharga
Henderson tidak masuk kategori gelandang muda eksplosif. Dalam beberapa bulan terakhir, menit bermainnya bersama Brentford juga terbatas akibat rotasi dan masalah kebugaran.
Sejak pergantian tahun, ia hanya empat kali bermain penuh selama 90 menit. Meski begitu, Tuchel melihat hal lain yang tidak tecermin lewat statistik.
Henderson dianggap membawa kualitas nonteknis penting: kepemimpinan, pengalaman, dan profesionalisme. Sosok seperti itu dinilai mampu menjaga atmosfer ruang ganti tetap stabil.
Pada laga pembuka melawan Kroasia, Henderson akan genap berusia 36 tahun. Jika tampil, ia berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang membela Inggris di tujuh turnamen besar berbeda.
Peran Henderson di Lapangan
Di lapangan, peran Henderson tetap relevan. Dalam sistem lini tengah Brentford, kontribusinya lebih banyak sebagai penyeimbang permainan.
Ia kerap turun membantu pertahanan, menjaga sirkulasi bola, dan membuka ruang bagi rekan setim lewat pergerakan tanpa bola.
Data SkillCorner menunjukkan sebagian besar pergerakannya diarahkan untuk membantu fase pembangunan serangan.
Contohnya saat melawan Manchester United. Henderson bergerak turun menerima bola dari bek, membuat Yehor Yarmolyuk dan Mikkel Damsgaard bisa bergerak lebih tinggi.
Ia kemudian mengirim umpan vertikal yang memecah garis pertahanan.
Update Terbaru
BNI Perkuat Transformasi Budaya Layanan Lewat Program CX100 Danantara
Kamis / 02-07-2026, 21:47 WIB
OJK Resmi Beri Izin Usaha PT Bandar Gadai Perkasa di Deli Serdang
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Purbaya Akui APBN 2025 Menantang, Banyak Target Tak Tercapai
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
PLN Akui Program Listrik Desa 2025 Belum Tuntas, 83 Lokasi Masih Dikerjakan
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Asus Luncurkan SSD Portabel Dual Port dengan Kecepatan 500MB/s dan Kapasitas hingga 1TB
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Galaxy A18 5G Beralih ke Snapdragon, Varian 4G Tetap Pakai MediaTek
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Netizen Iri dengan Sopir
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Chile Perkuat Kedaulatan Maritim dengan WAAM 3D Printing
Kamis / 02-07-2026, 21:45 WIB
Strategi Corporate Real Estate Jadi Kunci Ekspansi Global Perusahaan Tiongkok
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
7 Produk Meta yang Super Canggih dan Jarang Diketahui Publik
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Daloha Beach & Dive Resort Morotai: Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
Daftar Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB






