Bernardo Tavares Kritik Jadwal Piala Presiden 2026 Terlalu Padat
Jadwal turnamen pramusim Piala Presiden 2026 mendapat sorotan tajam. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai agenda tersebut terlalu padat.
Menurutnya, jadwal yang ketat berisiko mengganggu masa persiapan klub. Padahal, turnamen ini penting untuk menjaga atmosfer kompetitif pemain.
>>> Trabzonspor Ungguli Konyaspor 1-0 di Babak Pertama Final Piala Turki
Pelatih asal Portugal itu menyambut positif kehadiran Piala Presiden. Ia menganggap turnamen ini krusial sebagai bagian dari persiapan menuju Super League 2026/2027.
Namun, Tavares menyayangkan regulasi kalender sepak bola nasional. Jadwal turnamen yang direncanakan pada 28 Juni hingga 11 Juli 2026 dinilai kurang masuk akal.
“Saya rasa semua klub ingin memiliki lebih dari satu kompetisi. Dan Persebaya juga menginginkannya,” kata Tavares, Jumat (22/5/2026).
Faktor utama keberatan adalah jarak yang mepet dengan akhir BRI Super League 2025/2026. Kompetisi tersebut baru selesai pada 23 Mei 2026.
Jeda yang singkat membuat klub kekurangan waktu untuk pemulihan fisik pemain. Selain itu, penyusunan komposisi skuad baru juga terganggu.
“Jika kami lolos ke final, pertandingan berakhir pada 11 Juli. Menurut saya itu tidak masuk akal,” ungkapnya.
>>> Aldila Sutjiadi Tembus Final Maroko Open 2026
Persiapan matang sangat dibutuhkan agar tim tampil kompetitif sejak awal musim. Tavares menegaskan latihan idealnya dimulai pada awal Juni.
Mantan pelatih PSM Makassar ini juga khawatir dengan dampak finansial. Masalah muncul jika tim langsung tersingkir di babak fase grup.
Kondisi itu memicu jeda kosong terlalu lama sebelum liga dimulai. Sementara itu, operasional dan gaji pemain tetap berjalan.
“Bayangkan kami main dua atau tiga pertandingan lalu tersingkir pada 4 Juli. Antara 4 Juli dan 4 September ada jeda dua bulan,” ujarnya.
“Apa yang akan kami lakukan dalam dua bulan? Sebuah klub perlu membayar gaji pemain yang datang lebih awal.
>>> Fiorentina vs Atalanta Buka Pekan Pamungkas Serie A
Dua bulan tanpa kompetisi,” tuturnya.
Update Terbaru
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Kemenperin Akui Insentif Kendaraan Listrik Belum Ada Kepastian
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
7 Cara Atasi Parenting Burnout agar Tidak Melampiaskan Emosi pada Anak
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
Michael Olise Kejar Rekor Assist Terbanyak Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
11 Negara ASEAN dengan Penderita Diabetes Terbanyak, Indonesia Peringkat 4
Rabu / 01-07-2026, 10:39 WIB






