Thomas Tuchel Coret Sejumlah Pemain Bintang dari Skuad Inggris
Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel dikabarkan telah mencoret beberapa pemain bintang dari skuad akhir berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026.
Informasi ini bocor ke publik sebelum pengumuman resmi.
>>> Arema FC vs PSIM Yogyakarta: Perebutan Posisi 10 Besar di Laga Pamungkas
Menurut laporan BBC dan The Athletic, nama-nama seperti Phil Foden (Manchester City) dan Cole Palmer (Chelsea) tidak masuk dalam pilihan utama Tuchel.
Palmer musim ini mencetak 10 gol dalam 33 laga, sementara Foden mencatat tujuh gol dari 22 pertandingan Liga Premier.
Di lini pertahanan, Luke Shaw dan Fikayo Tomori juga dikabarkan tersingkir. Hal ini membuka peluang bagi John Stones dan Levi Colwill untuk menjadi duet bek utama.
Harry Maguire Ungkap Kekecewaan
Bek veteran Harry Maguire secara terbuka menyatakan kekecewaannya melalui media sosial. Ia mengaku terkejut dengan keputusan Tuchel setelah merasa percaya diri bisa berperan besar di turnamen.
"Aku terkejut dan kecewa dengan keputusannya," tulis Maguire. Ia tetap mendoakan yang terbaik bagi rekan setimnya yang akan berangkat ke Amerika Utara.
Pemain Kejutan Dipanggil
Sebagai pengganti, Tuchel memanggil beberapa nama kejutan seperti Ivan Toney (Al Ahli), Nico O'Reilly (Manchester City), dan Dan Burn (Newcastle United).
>>> Otoritas Pajak Italia Selidiki Kewajiban Pajak Pembalap Formula 1
Posisi Bukayo Saka, Declan Rice, dan Jordan Henderson dilaporkan aman.
Kapten Inggris Harry Kane tetap optimistis. Ia menilai skuad saat ini adalah yang terbaik yang pernah dimiliki Inggris.
"Kami datang ke turnamen sebagai salah satu favorit," ujar Kane.
Kane juga menekankan besarnya motivasi untuk memenangkan Piala Dunia, baik bagi tim maupun para penggemar. "Kami tahu betapa besarnya arti memenangkan Piala Dunia," tambahnya.
Inggris akan melakoni laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika sebelum memulai Piala Dunia.
>>> Martin Odegaard Resmi Jadi Kapten Norwegia di Piala Dunia 2026
Pertandingan pertama Grup L melawan Kroasia pada 17 Juni, disusul Ghana dan Panama.
Update Terbaru
BNI Perkuat Transformasi Budaya Layanan Lewat Program CX100 Danantara
Kamis / 02-07-2026, 21:47 WIB
OJK Resmi Beri Izin Usaha PT Bandar Gadai Perkasa di Deli Serdang
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Purbaya Akui APBN 2025 Menantang, Banyak Target Tak Tercapai
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
PLN Akui Program Listrik Desa 2025 Belum Tuntas, 83 Lokasi Masih Dikerjakan
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Asus Luncurkan SSD Portabel Dual Port dengan Kecepatan 500MB/s dan Kapasitas hingga 1TB
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Galaxy A18 5G Beralih ke Snapdragon, Varian 4G Tetap Pakai MediaTek
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Netizen Iri dengan Sopir
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Chile Perkuat Kedaulatan Maritim dengan WAAM 3D Printing
Kamis / 02-07-2026, 21:45 WIB
Strategi Corporate Real Estate Jadi Kunci Ekspansi Global Perusahaan Tiongkok
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
7 Produk Meta yang Super Canggih dan Jarang Diketahui Publik
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Daloha Beach & Dive Resort Morotai: Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
Daftar Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB






