Abrasi Mengikis Pantai Kuta Badung Akibat Gelombang Tinggi Musiman
Garis pantai dan fasilitas publik di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, semakin tergerus abrasi akibat gelombang tinggi musiman.
Kondisi ini terjadi setiap periode bulan purnama maupun tilem, seperti yang terlihat pada Senin (18/5/2026).
>>> TOP 35 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 20 Mei 2026 ada Terikat Janji Masuk 4 Besar
Mundurnya garis pantai dan terkikisnya berbagai fasilitas penunjang di tepi pantai menjadi dampak nyata.
Penanganan abrasi skala besar di kawasan wisata itu masih tertunda karena menunggu realisasi program dari pemerintah pusat.
Siklus kenaikan debit air laut dikonfirmasi oleh pihak pengelola kawasan wisata. Menurut mereka, fenomena gelombang besar terjadi secara berkala.
"Kalau ombak besar itu memang ada musimnya.
Biasanya saat tilem seperti sekarang debit air akan naik, nanti ada siklusnya untuk surut kembali," ujar Gilang saat dihubungi detikBali, Senin (18/5/2026).
Hambatan realisasi program penanganan dari pemerintah pusat juga diungkapkan. Pengadaan fasilitas baru menjadi faktor penentu kelanjutan proyek tersebut.
"Programnya sebenarnya sudah berjalan, cuma ada kendala yang mengharuskan penggantian kapal penyedot pasir, begitu yang saya dengar," kata dia.
Upaya darurat dilakukan dengan pengerukan pasir dari tengah laut untuk dikembalikan ke bibir pantai. Langkah ini bertujuan melindungi area lintasan lari.
Struktur pemecah ombak juga telah dibangun di bagian selatan Pantai Kuta, meski efektivitas jangka panjangnya belum dapat dipastikan.
>>> Kakanwil Kemenag DKI Minta ASN Tingkatkan Dedikasi Jelang Iduladha
"Pengurugan atau penambahan pasir sementara hanya untuk penyelamatan pesisir dan jogging track," ujar Gilang.
Kerusakan fisik berupa kondisi miring hingga hilangnya beberapa bagian lintasan lari akibat tergerus ombak kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat.
Update Terbaru
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB
Canada vs Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







