Mantan Bos OpenAI Beberkan Pola Kebohongan Sam Altman di Sidang
Mira Murati, mantan Chief Technology Officer OpenAI, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan CEO Sam Altman dalam sidang gugatan Elon Musk di pengadilan California.
Kesaksian melalui video itu diungkapkan pada minggu ketiga persidangan.
>>> Satya Nadella Khawatir OpenAI Bisa Gusur Dominasi Microsoft
Murati menggambarkan Altman sebagai pemimpin yang manipulatif dan tidak dapat diandalkan. Ia juga menilai Altman kerap memicu kekacauan di internal perusahaan.
Pihak hukum Elon Musk kemudian menunjukkan bukti komunikasi teks antara Altman dan Murati saat krisis pemecatan mendadak pada November 2023.
Dalam pesan itu, Altman bertanya tentang masa depan perusahaan.
"Bisakah kamu memberi sedikit petunjuk? Apakah semuanya akan berjalan baik atau sebaliknya?"
tanya Sam Altman dalam pesan singkat tersebut.
Murati menjawab dengan tegas bahwa arah perusahaan saat itu sangat salah. "Arah yang diambil sangat salah," katanya dalam persidangan.
Ia juga mengungkapkan kebiasaan Altman yang kerap memberikan pernyataan berbeda kepada orang yang berbeda.
"Ia memiliki kecenderungan untuk menyampaikan satu pernyataan kepada seseorang, sementara di pihak lain ia memberikan informasi yang bertentangan," ujar Murati.
Kesaksian Ilya Sutskever Memperkuat Tuduhan
Kubu Elon Musk juga menghadirkan Ilya Sutskever, salah satu pendiri sekaligus mantan Kepala Ilmuwan OpenAI. Sutskever dimintai keterangan mengenai komentarnya kepada dewan direksi sebelum pemecatan Altman.
Pengacara Elon Musk, Steven Molo, menanyakan Sutskever tentang pola kebohongan Altman yang terus-menerus. Sutskever juga disebut pernah menyoroti kebiasaan Altman meremehkan para eksekutif dan memicu perselisihan.
"Ya," jawab Sutskever singkat saat ditanya mengenai hal tersebut.
Di sisi lain, Sam Altman dan manajemen OpenAI membantah seluruh tuduhan yang dilontarkan dalam persidangan.
>>> Maia Estianty Pamer Gendong Cucu: Seperti Jatuh Cinta Lagi
Update Terbaru
Setelah Indonesia, TikTok PHK 300 Karyawan di Eropa
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Mobil Diesel Lawas Bisa Minum Solar B50? Ini Kata Pakar ITB
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Trailer Inggris Grow Up Show -Sunflower Circus- Rilis, Umumkan Cast dan Dub Hari yang Sama
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Tougen Anki: Nikko Kegon Falls Arc Umumkan Pengisi Suara Brigade Oni
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
WNBA Umumkan Pemain Starter All-Star 2026, Paige Bueckers Pimpin Suara
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB






