Bupati Tajir di Indonesia Berdasarkan LHKPN, Satu Nama Terseret OTT KPK
uang--
Sejumlah kepala daerah tingkat kabupaten di Indonesia tercatat memiliki harta kekayaan dalam jumlah besar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Data terbaru per April 2026 menunjukkan, mayoritas bupati dengan kekayaan tertinggi berasal dari latar belakang dunia usaha sebelum menjabat di pemerintahan.
Dominasi Pengusaha di Balik Kekayaan Kepala Daerah
Akumulasi kekayaan para bupati ini umumnya bersumber dari sektor bisnis yang telah mereka jalankan jauh sebelum memasuki dunia politik.
Bidang usaha yang digeluti beragam, mulai dari konstruksi, logistik, hingga energi dan properti.
Daftar Bupati dengan Harta Terbesar
- Aep Syaepuloh (Karawang) dengan kekayaan sekitar Rp395,9 miliar.
- Andi Muchtar Ali Yusuf (Bulukumba) mencapai Rp272 miliar.
- Muhammad Natsir Ali (Kepulauan Selayar) berkisar Rp147–151,7 miliar.
- Lilis Nuryani Fuad (Kebumen) sekitar Rp138 miliar.
- Harno (Rembang) mencapai Rp133 miliar.
- Suwardi Haseng (Soppeng) lebih dari Rp111 miliar.
- Fadia Arafiq (Pekalongan) sekitar Rp86 miliar.
Nilai kekayaan tersebut didominasi aset tanah dan bangunan, serta kepemilikan usaha di berbagai sektor strategis.
Baca juga: Bonnie Triyana Soroti Kesejahteraan Guru, Usulkan Gaji Minimum Rp5 Juta per Bulan