close ads x

Khutbah Jumat, 20 Maret 2026 Menyelami Makna Lailatul Qadar dan Kesungguhan Ibadah di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Khutbah Jumat, 20 Maret 2026  Menyelami Makna Lailatul Qadar dan Kesungguhan Ibadah di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

masjid-pixabay-

Menyelami Makna Lailatul Qadar dan Kesungguhan Ibadah di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah menyempurnakan agama bagi kita, melimpahkan nikmat yang tak terhitung, serta menjadikan bulan Ramadan sebagai musim kebaikan dan ladang amal saleh. Kita memuji-Nya dengan pujian yang banyak dan mensyukuri segala karunia-Nya.



Kita bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Kita juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga salawat dan salam tercurah kepada beliau, kepada keluarga, sahabat, serta seluruh pengikutnya hingga hari kiamat.

Amma ba’du.

Wahai kaum Muslimin, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan yang sejati akan membawa keselamatan di dunia dan akhirat.


Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۚ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۗ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍ ۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Keagungan Malam Lailatul Qadar

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, saat ini kita berada di penghujung bulan Ramadan. Di antara malam-malam yang tersisa terdapat satu malam yang sangat agung, yaitu Lailatul Qadar.

Malam ini memiliki keutamaan yang luar biasa. Allah menegaskan bahwa nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Jika dihitung, seribu bulan setara dengan lebih dari delapan puluh tiga tahun. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai yang melampaui puluhan tahun ibadah pada malam-malam biasa.

Mengapa Disebut Lailatul Qadar

Para ulama menjelaskan beberapa makna dari penamaan Lailatul Qadar. Di antaranya karena pada malam itu Allah menetapkan berbagai ketentuan bagi makhluk-Nya untuk satu tahun ke depan.

Ketetapan tersebut meliputi berbagai urusan kehidupan manusia, seperti rezeki, ajal, dan berbagai peristiwa yang akan terjadi. Semua keputusan itu berada dalam ilmu dan kehendak Allah SWT.

Perbedaan Pendapat tentang Waktu Lailatul Qadar

Para ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadan. Namun, mereka memiliki pandangan berbeda mengenai malam yang paling mungkin menjadi waktu terjadinya.

Sebagian ulama berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadan memiliki peluang yang kuat. Pendapat ini didukung oleh sejumlah isyarat dan riwayat yang berkembang di kalangan sahabat.

  • Kecintaan Allah terhadap bilangan ganjil.
  • Isyarat angka dalam berbagai ciptaan seperti tujuh langit dan tujuh bumi.
  • Penafsiran terhadap susunan kata dalam surah Al-Qadr.

Meski demikian, banyak ulama menekankan bahwa hikmah dirahasiakannya malam tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah pada seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan.

Kesungguhan Rasulullah pada Sepuluh Malam Terakhir

Rasulullah SAW memberikan teladan luar biasa dalam mencari Lailatul Qadar. Ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, beliau meningkatkan ibadah secara sungguh-sungguh.

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa ketika sepuluh malam terakhir tiba, Nabi SAW menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah, membangunkan keluarganya, serta meningkatkan kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya meraih Lailatul Qadar tidak cukup hanya dengan harapan, tetapi membutuhkan kesungguhan dalam amal.

Amalan untuk Menghidupkan Malam Ramadan

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, meneladani Rasulullah SAW berarti menghidupkan malam-malam Ramadan dengan berbagai ibadah.

  • Melaksanakan qiyamul lail dan salat malam.
  • Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an.
  • Memperbanyak zikir dan istigfar.
  • Memanjatkan doa serta memperbanyak sedekah.

Dengan kesungguhan tersebut, seorang Muslim berharap dapat meraih kemuliaan Lailatul Qadar yang pahalanya melebihi ibadah selama seribu bulan.

Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan malam yang penuh kemuliaan itu dan menerima seluruh amal ibadah kita.

Barakallahu li wa lakum fil Qur’anil ‘azhim, wa nafa’ani wa iyyakum bima fihi minal ayati wadz dzikrul hakim. Aqoolu qauli hadza wa astaghfirullaha li wa lakum.

Baca juga: Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 16 - 22 Maret 2026

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya