Cinta Ruhama Amelz Bersuara Usai 7 Tahun Dugaan Rudapaksa di Klub Malam
Ilustrasi tangan--
Nama Cinta Ruhama Amelz menjadi sorotan publik setelah ia mengungkap dugaan rudapaksa yang dialaminya tujuh tahun lalu. Influencer yang akrab disapa Tara itu akhirnya memutuskan berbicara melalui akun Instagram pribadinya pada 12 Februari 2026.
Pengakuan tersebut langsung memicu perhatian luas di media sosial. Selama ini, kasus yang ia alami tidak pernah dipublikasikan ke ruang publik.
Kronologi Dugaan Kekerasan Seksual
Dalam pernyataan tertulis yang diunggahnya, Tara menjelaskan peristiwa itu terjadi di sebuah klub malam, tepatnya di area belakang yang disebut hanya dapat diakses oleh pihak manajemen dan pemilik.
Ia menyebut seorang pria berinisial RNDY, yang disebut sebagai Direksi PT Delahouse Investindo Indonesia, sebagai pelaku.
“CR ditarik paksa oleh RNDY, ke area belakang klab yang hanya bisa diakses pemilik dan manajemen Leon Klab dan diperk*osa,” tulisnya.
Selain itu, muncul dugaan keterlibatan pihak lain berinisial BYN.
BYN disebut datang setelah kejadian dan memberikan pil kontrasepsi sebelum mengantarkan Tara pulang.
“Diduga kuat, BYN mengetahui CR telah diperkosa oleh RNDY dan memaksakan pil kontrasepsi yang juga termasuk kekerasan seksual terhadap CR,” lanjut keterangan tersebut.
Gelombang Dukungan Warganet
Keputusan Tara untuk membuka kisah yang selama bertahun-tahun ia simpan mendapat respons luas dari pengikutnya.
- Akun @nabilafebrinaa menulis, “Finally, gak menerka nerka lagi! You go girl.”
- Akun @nada_arini menyampaikan, “Kamu sungguh berani @cintaruhamaamelz, sending lots of love.”
- Akun @keumalanuranti menambahkan, “Ka Tara, you're stronger than you think. Semangat terus ya kak. Virtual hug.”
Berbagai dukungan tersebut membanjiri kolom komentar unggahannya.