Khutbah Jumat 20 Februari 2026 Menyambut Ramadhan 1447 H dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadis

Khutbah Jumat 20 Februari 2026 Menyambut Ramadhan 1447 H dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadis

masjid-pixabay-

Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah segera tiba. Momentum ini menjadi saat yang tepat bagi para khatib untuk mengajak jamaah mempersiapkan diri secara ruhani dan amaliah.

Berikut lima contoh naskah khutbah Jumat bertema menyambut Ramadhan yang dapat digunakan sebagai referensi. Setiap naskah dilengkapi dalil Al-Qur’an dan hadis serta teks Arab pembuka khutbah.

Khutbah 1: Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban



Khutbah I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ... أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, Sya’ban adalah gerbang menuju Ramadhan. Rasulullah SAW mencontohkan memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini sebagai bentuk persiapan ruhani.


Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Aisyah RA menuturkan:

مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللّٰهِ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

Artinya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali Ramadhan, dan aku tidak melihat beliau lebih banyak berpuasa selain di bulan Sya’ban.”

Puasa sunnah menjadi latihan fisik dan batin agar ketika Ramadhan tiba, kita menyambutnya dengan kesiapan total.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ... رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Semoga Allah memberi kekuatan untuk memperbanyak amal di Sya’ban dan menyampaikan usia kita hingga Ramadhan.

Khutbah 2: Persiapan Menyambut Ramadhan

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ... يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah rutin. Ia adalah musim ketakwaan. Allah berfirman:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekallah, dan sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS Al-Baqarah: 197)

Persiapan menyambut Ramadhan dapat dilakukan dengan:

  • Meluruskan niat dan memperkuat tekad beribadah
  • Memperbanyak doa agar diberi umur dan kekuatan
  • Melatih diri dengan puasa sunnah
  • Bertobat dan menyelesaikan hak sesama manusia

Taubat menjadi fondasi penting agar Ramadhan dijalani dengan hati bersih.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Turun pada 13 Februari 2026, Simak Rinciannya

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya