Tanggal One Way dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

Tanggal One Way dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

jalan tol-daveharrhy740/pixabay-

Jakarta — Pemerintah menetapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat keputusan bersama Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyatakan pengaturan ini bertujuan menjaga kelancaran dan keselamatan pemudik. “Pengaturan ini penting untuk mengurai kepadatan dan menjaga keselamatan pemudik,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Jadwal One Way Mudik dan Arus Balik



Pemerintah menerapkan sistem satu arah (one way) saat arus mudik dari Km 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga Km 421 Tol Semarang–Solo pada 17–20 Maret 2026.

Sementara pada arus balik, skema serupa diberlakukan ke arah sebaliknya pada 23–29 Maret 2026.

Selama one way berlangsung, pintu tol menuju arah berlawanan akan ditutup. Pengaturan khusus juga diterapkan di ruas Tol Cipali, termasuk pengaturan keluar di Gerbang Tol Cimalaka dan Cisumdawu Jaya untuk mencegah kepadatan.

Contra Flow dan Ganjil-Genap


Selain sistem satu arah, pemerintah menyiapkan rekayasa contra flow di Tol Jakarta–Cikampek Km 47–70 serta Tol Jagorawi Km 21–8 pada jam-jam padat.

Adapun kebijakan ganjil-genap diterapkan di Tol Karawang Barat–Kalikangkung dan Tol Tangerang–Merak mengikuti periode one way.

Sejumlah kendaraan dikecualikan dari aturan ganjil-genap, di antaranya kendaraan pejabat negara, ambulans, mobil pemadam kebakaran, angkutan umum, dan kendaraan penyandang disabilitas.

Evaluasi dan Kesiapan Infrastruktur

Anggota Komisi V DPR Syaifudin Asmoro mengingatkan agar pengaturan lalu lintas tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan. Ia meminta kesiapan infrastruktur, rest area, dan manajemen jalan diperhatikan secara serius.

“Mudik Lebaran 2026 harus dipersiapkan matang oleh pemerintah,” ujarnya.

Pemerintah berharap kombinasi one way, contra flow, dan ganjil-genap dapat menekan kemacetan serta memberikan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya