Khutbah Jumat 13 Februari 2026 tentang Empat Perkara yang Dipertanggungjawabkan di Akhirat

Khutbah Jumat 13 Februari 2026 tentang Empat Perkara yang Dipertanggungjawabkan di Akhirat

masjid-pixabay-

Pertanggungjawaban atas Jasad

Allah menganugerahkan tubuh yang sempurna lengkap dengan akal dan pancaindra. Semua itu akan ditanya penggunaannya.

Jasad tidak boleh digunakan untuk kemaksiatan atau perbuatan yang merusak diri. Allah SWT berfirman:



وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-Baqarah: 195).

Maka kesehatan dan kekuatan hendaknya dipakai untuk ibadah, bekerja halal, serta menebar manfaat.

Pertanggungjawaban atas Ilmu


Ilmu menjadi kunci dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat. Namun ilmu bukan sekadar diketahui, melainkan diamalkan.

Rasulullah SAW mengingatkan:

وَيْلٌ لِمَنْ لَا يَعْلَمُ، وَوَيْلٌ لِمَنْ عَلِمَ ثُمَّ لَا يَعْمَلُ (رواه أبو نعيم)

Artinya: “Celakalah orang yang tidak mau belajar, dan celakalah orang yang telah mengetahui tetapi tidak mengamalkannya.” (HR Abu Nu’aim).

Ilmu yang diamalkan akan menjadi cahaya dan penolong di akhirat.

Pertanggungjawaban atas Harta

Harta juga akan dihisab secara rinci, baik dari cara memperolehnya maupun penggunaannya.

Orang yang selamat adalah mereka yang mencari rezeki dengan cara halal dan membelanjakannya di jalan yang diridhai Allah.

Allah SWT memberikan gambaran tentang pahala infak:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 261).

Semoga kita termasuk golongan yang mampu mempertanggungjawabkan harta dengan sebaik-baiknya.

Jamaah rahimakumullah,

Marilah kita mempersiapkan diri menghadapi hari perhitungan dengan memperbaiki amal, menjaga tubuh dari maksiat, mengamalkan ilmu, serta mencari dan membelanjakan harta secara halal.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita.

Amin ya Rabbal ‘alamin.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua

Alhamdulillahi hamdan katsiran kama amar. Ashhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.

Jamaah Jumat rahimakumullah, kembali khatib berpesan agar kita senantiasa bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan tidak meninggal dunia kecuali dalam keadaan Islam.

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang beriman, bershalawatlah kalian untuk beliau.

Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.

Innallaha ya’muru bil ‘adli wal ihsan wa ita’i dzil qurba wa yanha ‘anil fahsya’i wal munkar wal baghy. Ya’izhukum la’allakum tadzakkarun.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya