Temuan Forensik Baru Sebut Kematian Kurt Cobain Diduga Pembunuhan, Polisi Tetap pada Kesimpulan Bunuh Diri

Temuan Forensik Baru Sebut Kematian Kurt Cobain Diduga Pembunuhan, Polisi Tetap pada Kesimpulan Bunuh Diri

Kurt Cobain--

Dugaan baru terkait kematian Kurt Cobain kembali memicu perdebatan publik. Vokalis Nirvana yang wafat pada April 1994 selama ini dinyatakan meninggal karena bunuh diri, sesuai hasil penyelidikan kepolisian saat itu.

Namun hampir 32 tahun berselang, penelitian forensik terbaru menyebut terdapat indikasi kuat bahwa kematian musisi tersebut kemungkinan merupakan tindakan pembunuhan yang direncanakan.

Penelitian Soroti Sepuluh Kejanggalan



Spesialis forensik Brian Burnett menyampaikan bahwa sejumlah bukti di lokasi kejadian mengarah pada kemungkinan keterlibatan pihak lain. Ia menilai terdapat unsur kriminal dalam peristiwa yang merenggut nyawa ikon grunge tersebut.

“Ini adalah pembunuhan. Kita harus melakukan sesuatu tentang ini,” ujar Burnett dalam laporan yang dipublikasikan pada 10 Februari 2026.

Penelitian yang dilakukan timnya menyoroti sepuluh poin krusial, termasuk dugaan adanya orang lain di tempat kejadian sebelum Cobain meninggal dunia.

TKP Dinilai Terlalu Rapi


Rekan Burnett, Michelle Wilkins, menilai kondisi tempat kejadian perkara terasa tidak wajar. Menurutnya, tata letak barang di sekitar jenazah tampak terlalu tertata dan terkesan direkayasa.

“Sepertinya seseorang merekayasa sebuah film dan ingin anda benar-benar yakin bahwa ini adalah bunuh diri,” kata Wilkins.

Ia juga menyoroti adanya kerusakan organ yang disebut tidak lazim apabila penyebab kematian semata-mata karena tembakan senapan. Wilkins menduga terdapat indikasi overdosis paksa sebelum kematian terjadi.

Selain itu, sejumlah barang pribadi ditemukan tersusun rapi di saku pakaian Cobain, termasuk kwitansi pembelian senjata dan peluru.

“Kwitansi pembelian senjata ada di sakunya. Kwitansi pembelian peluru juga ada di sakunya. Peluru-peluru itu berjejer di kakinya,” ungkap Wilkins.

Ia mempertanyakan kemungkinan seseorang yang sedang mengalami overdosis masih sempat merapikan jarum suntik dan perlengkapan lainnya sebelum meninggal.

“Bunuh diri itu berantakan, dan tempat kejadian perkara ini sangat bersih,” tambahnya.

Sikap Kepolisian dan Pemeriksa Medis

Kantor Pemeriksa Medis King’s County menyatakan terbuka untuk meninjau ulang temuan baru tersebut. Meski demikian, hingga kini tidak ada perubahan resmi atas status penyebab kematian.

Departemen Kepolisian Seattle tetap mempertahankan hasil investigasi awal. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus tersebut telah ditutup sebagai bunuh diri.

“Detektif kami menyimpulkan bahwa dia meninggal karena bunuh diri, dan ini tetap menjadi pendirian yang dipegang oleh departemen ini,” ujar juru bicara kepolisian setempat.

Kronologi Singkat

Kurt Cobain meninggal dunia pada 5 April 1994 akibat luka tembak di kepala. Jenazahnya ditemukan tiga hari kemudian, 8 April 1994, di kediamannya di Seattle, Washington.

Sebelum wafat, Cobain diketahui berjuang melawan kecanduan heroin dan masalah kesehatan yang cukup serius.

Temuan forensik terbaru ini kembali membuka ruang diskusi mengenai salah satu kematian paling kontroversial dalam sejarah musik modern.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya