NO SENSOR! Andira McQueen Viral di Mobil, Video 1 Menit 25 Detik Hebohkan Media Sosial

NO SENSOR! Andira McQueen Viral di Mobil, Video 1 Menit 25 Detik Hebohkan Media Sosial

Ilustrasi video --

Isi Video yang Jadi Sorotan

Sejumlah warganet yang mengaku telah menyaksikan video itu menyebut suasananya terlihat santai. Tidak terdengar dialog yang jelas, namun ekspresi dan gestur Andira menjadi bahan spekulasi.

Keberadaan benda di sekitar kursi mobil menjadi fokus perhatian. Tanpa penjelasan pasti, publik pun membangun berbagai asumsi yang semakin memperbesar isu.



Fenomena ini membuat istilah “video viral Makassar” ikut mencuat di linimasa. Di sisi lain, sebagian pengguna media sosial mengingatkan agar tidak ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

Maraknya Link Palsu dan Risiko Penipuan

Lonjakan pencarian terhadap video tersebut diikuti dengan kemunculan berbagai tautan yang diklaim sebagai akses asli. Banyak di antaranya ternyata hanya berisi iklan, spam, atau pengalihan ke situs tidak relevan.

  • Link diarahkan ke bio akun tertentu dengan iming-iming video lengkap.
  • Pengguna diminta mengisi data atau mengunduh aplikasi tertentu.
  • Beberapa tautan berpotensi mengandung malware.

Kondisi ini membuat warganet diimbau untuk lebih berhati-hati. Tidak semua klaim mengenai video asli dapat dipercaya, terutama jika disertai permintaan data pribadi atau pembayaran.

Profil Singkat Andira McQueen


Sebelum isu ini mencuat, Andira McQueen dikenal sebagai kreator konten yang aktif membagikan video seputar kecantikan, gaya hidup, hingga tren harian. Akunnya memiliki lebih dari 100 ribu pengikut di TikTok.

Salah satu unggahan yang cukup populer adalah tutorial catok rambut yang meraih ratusan ribu penayangan. Ia juga kerap berkolaborasi dengan teman-temannya dalam konten hiburan yang menjangkau jutaan views.

Ramainya perbincangan mengenai video tersebut berdampak langsung pada namanya. Popularitasnya meningkat, namun di saat yang sama muncul pula beragam komentar yang memengaruhi citranya di ruang digital.

Kasus ini menunjukkan bagaimana potongan konten dan narasi singkat dapat berkembang menjadi isu besar dalam waktu cepat. Media sosial kembali memperlihatkan perannya dalam membentuk opini dan persepsi publik.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya