VIRAL LINK Video Ambon Bikin Resah, Kasus Gilcan Disorot hingga Warga Desak Polisi Bertindak

VIRAL LINK Video Ambon Bikin Resah, Kasus Gilcan Disorot hingga Warga Desak Polisi Bertindak

viral video gilcan--

Sebuah video yang beredar luas di Ambon memicu kegelisahan di tengah masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sosok bernama Gilcan disebut-sebut berada di pusat perhatian setelah konten tersebut menyebar ke berbagai platform digital.

Peredaran video yang dinilai sensitif itu memunculkan reaksi keras dari warganet dan warga setempat. Seiring meluasnya penyebaran, desakan agar aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas pun semakin menguat.

Desakan Penegakan Hukum Menguat



Praktisi hukum Jack Wenno menilai kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, persoalan tersebut menyentuh aspek etika, ketertiban umum, hingga potensi pelanggaran hukum pidana.

Ia menegaskan bahwa apabila dalam video tersebut terbukti melibatkan pihak yang masih berusia di bawah umur, maka peredarannya dapat masuk kategori pelanggaran serius. Dalam kondisi demikian, semua pihak yang terlibat, baik sebagai perekam maupun penyebar, harus dimintai pertanggungjawaban hukum.

Wenno juga mengingatkan bahwa dampak konten semacam ini tidak berhenti pada polemik sesaat, melainkan dapat berpengaruh panjang terhadap masa depan generasi muda.

Kekhawatiran Dampak Sosial


Selain aspek hukum, perhatian juga diarahkan pada dampak sosial yang mungkin timbul. Penyebaran video sensitif dinilai berpotensi memberi contoh buruk dan memperparah persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Karena itu, Wenno mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah, dinas terkait, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat edukasi moral serta literasi digital.

Pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang sehat dan edukasi kesehatan reproduksi dianggap penting agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan platform digital.

Imbauan Hentikan Penyebaran Konten

Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarluaskan video tersebut. Menurut Wenno, tindakan membagikan ulang konten sensitif bukan hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga dapat memperparah dampak psikologis bagi pihak yang terlibat.

Ia mengajak publik untuk melaporkan temuan konten bermasalah kepada aparat berwenang sebagai bentuk kepedulian terhadap ketertiban sosial dan perlindungan generasi muda.

Suara Warga Ambon

Desakan agar kepolisian bertindak cepat juga datang dari warga Kota Ambon. Mereka menilai peredaran video tersebut sangat meresahkan, terlebih dengan beredarnya foto-foto yang diduga terkait di media sosial.

Warga berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan penyebaran dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab, demi menjaga ketertiban dan rasa aman di masyarakat.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya