6 Cara Mengolah Sampah Dapur Tanpa Ember Komposter yang Praktis dan Anti Bau
bawang-pixabay-
Mengolah sampah dapur tanpa ember komposter kini menjadi pilihan banyak rumah tangga yang ingin menjaga kebersihan sekaligus mengurangi limbah. Tanpa alat khusus dan proses rumit, sisa makanan dapat dimanfaatkan kembali dengan cara yang lebih ramah lingkungan.
Peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan sampah membuat metode sederhana kian diminati. Selain mudah diterapkan, cara-cara berikut juga membantu menekan bau tak sedap dan menjaga kenyamanan di lingkungan rumah.
Mengubur Sampah Organik Langsung di Tanah
Mengubur sampah dapur organik merupakan metode paling sederhana karena tidak membutuhkan wadah tambahan. Cara ini bisa dilakukan di pekarangan rumah dengan memanfaatkan tanah sebagai media pengurai alami.
Lubang digali sedalam sekitar 20 sentimeter, lalu sisa makanan dimasukkan setelah dipotong kecil-kecil. Sampah kemudian ditutup kembali dengan tanah agar tidak mengundang hewan dan meminimalkan bau.
Mikroorganisme di dalam tanah akan menguraikan sampah secara alami sehingga bau dapat ditekan. Cara ini juga membuat sampah organik tidak menumpuk di tempat sampah rumah.
Membuat Eco-Enzyme dari Sisa Dapur
Eco-enzyme adalah cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik yang bisa dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk. Bahan utamanya berasal dari kulit buah atau sayuran segar yang tidak terpakai.
Prosesnya dilakukan dengan mencampurkan gula alami, limbah organik, dan air bersih dalam perbandingan tertentu. Campuran tersebut difermentasi dalam wadah tertutup selama kurang lebih tiga bulan.
Hasil fermentasi ini efektif mengurangi bau di saluran air, toilet, hingga tempat sampah, sekaligus bermanfaat untuk perawatan tanaman.
Menyimpan Sampah Organik di Freezer
Freezer dapat dimanfaatkan sebagai solusi sementara untuk menahan bau sebelum sampah diolah lebih lanjut. Sisa sayur, kulit buah, atau ampas kopi cukup dimasukkan ke dalam wadah tertutup lalu disimpan di freezer.
Suhu dingin menghentikan aktivitas mikroorganisme penyebab pembusukan. Cara ini membantu menjaga dapur tetap bersih dan bebas bau meski sampah belum sempat diolah.
Membuat Bokashi Skala Rumah Tangga
Bokashi dapat dibuat tanpa komposter besar dengan memanfaatkan wadah tertutup dan larutan mikroorganisme. Sampah organik dicacah lalu dicampur dengan larutan EM4 serta bahan pendukung seperti tanah humus.
Campuran disimpan dalam kondisi tertutup selama beberapa hari hingga proses fermentasi selesai. Metode ini relatif cepat dan tidak menimbulkan bau menyengat.
Pupuk bokashi yang dihasilkan beraroma tanah dan bisa langsung dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.
Baca juga: PSM Makassar Diunggulkan Saat Menantang PSBS Biak di Liga Indonesia