KABAR DUKA! Benny Indra Ardhianto Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun pada Sabtu, 7 Februari 2026
Benny-Instagram-
Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia pada usia 33 tahun. Politikus Partai Gerindra tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit dr Karyadi, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 10.15 WIB.
Kabar duka itu cepat menyebar di tengah masyarakat Klaten dan berbagai platform media sosial. Kepergian Benny mengejutkan banyak pihak karena selama ini ia dikenal aktif, bugar, dan jarang dikabarkan mengalami gangguan kesehatan.
Berdasarkan informasi yang berkembang, Benny sempat menjalani perawatan medis akibat penyakit yang dideritanya sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Hingga akhir hayatnya, ia masih tercatat sebagai Wakil Bupati Klaten yang baru menjalani masa jabatan.
Sosok Muda yang Dekat dengan Masyarakat
Di mata warga, Benny dikenal sebagai figur ramah dan mudah ditemui di berbagai kegiatan masyarakat. Usianya yang relatif muda membuatnya kerap dianggap sebagai representasi generasi baru dalam kepemimpinan daerah.
Kepercayaan publik yang besar mengantarkannya mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo dalam kontestasi Pilkada Klaten 2024. Keduanya berhasil meraih kemenangan dan memperoleh mandat untuk memimpin Klaten.
Riwayat Pendidikan dan Latar Belakang
Benny Indra Ardhianto lahir di Klaten pada 14 April 1992. Ia berasal dari Dukuh Tegalrejo, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 1 Delanggu pada periode 1998–2004. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Delanggu hingga 2007 dan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Klaten pada 2010.
Setelah lulus SMA, Benny menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2015 dan melanjutkan studi magister di kampus yang sama hingga memperoleh gelar Magister Manajemen empat tahun kemudian.
Aktivitas Bisnis dan Organisasi
Selain aktif di dunia politik, Benny juga dikenal sebagai pengusaha muda. Ia mendirikan PT Benny Putra Mandiri dan menjabat sebagai presiden direktur perusahaan tersebut.
Di daerah asalnya, ia turut menggagas sejumlah unit usaha, di antaranya Arena Kuliner Delanggu dan Sentral Oli Motor Delanggu. Kegiatan bisnis itu turut membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.