JKT48 Angkat Dilema Idola Lewat Single Andai ’Ku Bukan Idola

JKT48 Angkat Dilema Idola Lewat Single Andai ’Ku Bukan Idola

jkt48--

JKT48 kembali memperluas narasi musikalnya dengan merilis single ke-27 berjudul Andai ’Ku Bukan Idola pada awal Februari 2026. Lagu ini hadir sebagai karya yang menyoroti sisi emosional kehidupan idola, bukan dari sorotan panggung, melainkan dari pergulatan perasaan yang jarang terucap.

Single tersebut merupakan adaptasi dari lagu milik AKB48 yang kemudian dihadirkan ulang oleh JKT48 sebagai bentuk kedekatan dengan penggemar. Pendekatan lirik dan aransemen tetap mempertahankan nuansa ceria, namun membawa cerita yang sarat konflik batin.



Mengacu pada penjelasan resmi, lagu ini menggambarkan perasaan menyukai seseorang secara diam-diam. Posisi sebagai idola membuat kejujuran emosional menjadi sesuatu yang harus ditekan demi tanggung jawab profesional dan kepercayaan publik.

Baca juga: Spesifikasi REDMI Note 15 Pro+ 5G Dirancang Tangguh untuk Aktivitas Outdoor

Baca juga: ENDING Film Sadali (2026) Akankah Berlanjut ke Season 2?


Baca juga: 13 Profil Peserta Single’s Inferno 5 Lengkap Alamat IG, Umur dan Visual Menawan

Baca juga: Penjelasan Ending Film Check Out Sekarang (2026) Apakah Lanjut Season 2?

Kisah Emosional di Balik Sosok Publik

Lirik Andai ’Ku Bukan Idola menempatkan pendengar pada sudut pandang seorang idola yang terjebak antara perasaan pribadi dan peran yang melekat padanya. Kalimat tentang keinginan mengungkapkan rasa jika bukan seorang idola menjadi pusat emosi dalam lagu ini.

Melalui cerita tersebut, JKT48 menghadirkan gambaran kehidupan idola yang tidak selalu identik dengan gemerlap. Ada batasan, pengorbanan, dan pilihan hidup yang harus diambil demi menjaga komitmen terhadap penggemar.

Produksi Video Klip Langsung di Jepang

Nilai naratif lagu ini diperkuat melalui video klip yang seluruh proses pengambilannya dilakukan di Jepang pada Januari 2026. Pemilihan lokasi tersebut dimaksudkan untuk menegaskan akar konsep idol yang menjadi ruh utama lagu.

Salah satu lokasi ikonik yang ditampilkan adalah Teater AKB48. Kehadiran Oguri Yui, anggota AKB48 sekaligus center versi original lagu ini, memberikan sentuhan khusus yang memperkuat keterkaitan emosional antara versi asli dan adaptasi JKT48.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya