Peringatan MSCI Dinilai Jadi Dorongan Perbaikan Pasar, INPP Tegaskan Tak Ada Dampak Langsung
pasar saham--
Peringatan Morgan Stanley Capital International terkait penyesuaian aturan free float saham dinilai sebagai bentuk dorongan perbaikan bagi pasar modal Indonesia. PT Indonesian Paradise Property Tbk menegaskan kebijakan tersebut tidak berdampak langsung maupun negatif terhadap kinerja perseroan.
Manajemen menilai langkah MSCI lebih tepat dipandang sebagai shock therapy yang mendorong penguatan struktur dan fundamental pasar modal nasional, bukan sebagai ancaman jangka pendek bagi emiten.
Free Float INPP Sudah Ditingkatkan Bertahap
Presiden Direktur dan CEO Indonesian Paradise Property, Anthony P. Susilo, menjelaskan bahwa perseroan telah secara konsisten meningkatkan porsi saham publik dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam rentang tiga hingga lima tahun terakhir, perusahaan melakukan berbagai upaya untuk memperbesar free float. Per akhir Desember 2025, jumlah saham publik INPP tercatat mencapai 989,4 juta lembar atau sekitar 8,85 persen dari total saham beredar.
Capaian tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari keterbukaan informasi.
Tidak Ada Dampak Negatif ke Kinerja Perseroan
Anthony menegaskan bahwa kebijakan MSCI tidak memberikan dampak langsung terhadap operasional maupun kinerja keuangan perusahaan. Menurutnya, penyesuaian tersebut justru membawa dampak positif bagi pasar secara keseluruhan.
Ia menilai pasar modal Indonesia masih memiliki ruang besar untuk berbenah. Upaya perbaikan dinilai penting agar kualitas pasar yang sudah baik dapat menjadi lebih kuat dan berdaya saing di tingkat global.
Katalis Positif bagi Pasar Modal Nasional
Manajemen INPP memandang kebijakan MSCI sebagai katalis jangka panjang yang berpotensi memperkuat fundamental pasar modal Indonesia. Penguatan tata kelola dan struktur kepemilikan saham diyakini akan meningkatkan kepercayaan investor internasional.
Isu yang mencuat belakangan ini dinilai dapat menjadi titik awal bagi otoritas bursa dan pelaku pasar untuk melakukan pembenahan yang lebih menyeluruh.
Momentum Tarik Minat Investor Global
Anthony menilai perbaikan fundamental emiten dan pasar akan membuka peluang masuknya kembali investor global dengan basis yang lebih kuat. Menurutnya, fokus utama ke depan adalah memperkuat fondasi bisnis dan transparansi perusahaan.
Dengan perbaikan tersebut, pasar modal Indonesia dinilai dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.
Pandangan Jangka Panjang
Manajemen menekankan bahwa kebijakan MSCI sebaiknya disikapi dari perspektif jangka panjang. Shock therapy yang diberikan dinilai dapat mendorong perbaikan ekosistem equity market nasional.
INPP optimistis langkah-langkah pembenahan ini pada akhirnya akan memberikan manfaat luas, baik bagi emiten, investor, maupun perkembangan pasar modal Indonesia secara keseluruhan.