Lexi Alami Cedera Berat Usai Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Keluarga Soroti Tanggung Jawab Institusi
Lexi-Instagram-
Mahasiswi bernama Lexi Valleno Havlenda mengalami rangkaian cedera serius setelah terjatuh dari lantai enam gedung kampus Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta.
Peristiwa itu terjadi saat Lexi mengikuti latihan carving bersama organisasi Hukum Pecinta Alam yang berada di bawah naungan kampus.
Kecelakaan yang terjadi pada 2023 tersebut kembali menjadi sorotan setelah pihak keluarga menyampaikan bahwa hingga hampir dua tahun berlalu, belum ada kejelasan tanggung jawab dari institusi terkait.
Kampus Dinilai Bungkam Pasca Kejadian
Keluarga menilai tidak ada tindak lanjut konkret dari pihak kampus maupun organisasi setelah insiden tersebut.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial, keluarga menyebut komunikasi dengan pihak-pihak terkait tidak menghasilkan keputusan maupun bantuan yang jelas.
Mereka juga mengungkapkan bahwa kebutuhan medis Lexi masih terus berjalan hingga saat ini.
Daftar Cedera Serius yang Dialami Lexi
Kakak Lexi membeberkan kondisi medis adiknya yang harus menjalani perawatan panjang akibat kecelakaan tersebut.
- Tulang ekor mengalami remuk dan harus menjalani operasi pemasangan pen.
- Ginjal kanan mengalami trauma benturan dan sempat tidak berfungsi hingga perlu cuci darah.
- Mengalami perdarahan pascaoperasi sehingga harus beberapa kali transfusi darah.
- Paru-paru terendam cairan darah dan memerlukan tindakan pembersihan.
- Syaraf panggul hingga kaki kanan tidak berfungsi dan masih menjalani terapi.
- Terdapat sobekan pada organ hati.
- Menjalani perawatan berbulan-bulan di rumah sakit.
- Ditangani oleh banyak dokter spesialis lintas bidang.
- Selama satu tahun harus menggunakan kateter.
- Aktivitas sehari-hari sempat sepenuhnya menggunakan kursi roda.
- Masih memerlukan alas dekubitus untuk kenyamanan tulang ekor.
- Selama lebih dari satu tahun menggunakan kursi rumah sakit di rumah.
- Aktivitas harian harus dibantu perawat pribadi.
Seluruh rangkaian cedera tersebut membuat Lexi masih harus menjalani kontrol medis, terapi saraf, serta pengobatan lanjutan hingga kini.